Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat, Agung Wahyudi, mengatakan 60 posko itu tersebar di enam Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
Edwin Senjaya Tegaskan Bandung Kota Toleran, Kebebasan Beragama Dijamin Konstitusi
Fasilitas yang tersedia meliputi tempat beristirahat, air minum, hingga toilet, sehingga diharapkan dapat menunjang kenyamanan pemudik selama perjalanan jarak jauh.
“Posko ini juga menjadi pusat informasi, termasuk jalur rawan bencana dan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan,” ujar Agung, Rabu (25/2/2026).
Selain posko, Pemdaprov Jabar juga menyiapkan 19 titik Disaster Relief Unit (DRU) untuk mengantisipasi potensi bencana dan gangguan infrastruktur selama masa mudik. DRU tersebut akan dikawal Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bima Sakti yang bertugas menangani kerusakan ruas jalan provinsi, terutama di kawasan perkotaan dan titik dengan lalu lintas padat.
“DRU akan dikawal oleh Tim URC Bima Sakti yang bertugas melakukan antisipasi kerusakan ruas jalan provinsi pada daerah perkotaan dan lalu lintas padat, lokasi rawan kecelakaan, lokasi rawan bencana serta lokasi berdasarkan masukan masyarakat yang bersifat mendesak,” kata Agung.
Tim tersebut dilengkapi berbagai peralatan berat dan pendukung, antara lain 20 unit mini excavator, 56 dump truck, enam jembatan bailey, 40 kendaraan pick up, enam wheel loader, serta 81 alat pemadat. Peralatan ini disiagakan untuk mempercepat penanganan jika terjadi longsor, amblesan jalan, atau kerusakan mendadak lainnya.
Sebanyak 19 titik DRU tersebar di sejumlah daerah strategis jalur mudik, yakni Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten/Kota Bekasi, Cianjur, Kabupaten/Kota Sukabumi, Purwakarta, Subang, Garut, Kota Bandung, Indramayu, Cirebon, Majalengka, Kuningan, dan Tasikmalaya.
Dari sisi kesiapan infrastruktur, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar mengklaim kondisi jalan provinsi dalam keadaan mantap mencapai 91,68 persen atau sepanjang 2.362,183 kilometer. Saat ini, perbaikan terhadap ruas jalan berlubang masih terus dilakukan.
Agung bahkan menjamin tidak akan ada lagi jalan berlubang saat arus mudik Idulfitri berlangsung. Dengan kombinasi posko, DRU, serta kesiapan alat berat, Pemdaprov Jabar berharap gangguan perjalanan akibat bencana maupun kerusakan jalan dapat diminimalkan, sehingga mudik Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar.