ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Risiko kesehatan mengintai para pekerja kostum boneka yang setiap hari beraktivitas di jalanan Kota Bandung. Di balik tampilan menghibur bagi pengguna jalan, mereka harus bertahan di tengah cuaca panas, paparan debu, dan asap kendaraan.
Seorang pekerja kostum boneka berinisial A (19) ditemui saat beristirahat di tepi Jalan Cibiru, Kota Bandung, Jumat (13/2/2026). Ia mengaku kerap merasakan pusing dan sesak napas setelah beberapa jam mengenakan kostum tebal di bawah terik matahari.
“Kalau siang itu pengap sekali di dalam. Keringat banyak, kadang sampai pusing,” ujar A.
ADVERTISEMENT
Persib Terancam Disanksi, Eko Maung : Kapan Bobotoh Mulai Belajar ?
Menurutnya, dalam sehari ia bisa mengenakan kostum boneka selama empat hingga lima jam dengan waktu istirahat yang terbatas. Ventilasi di dalam kostum sangat minim. Ia hanya mengandalkan celah kecil di bagian mata sebagai sirkulasi udara.
Selain suhu panas di dalam kostum, A juga harus menghadapi paparan debu dan asap kendaraan dari lalu lintas yang padat. Kondisi tersebut membuatnya berisiko mengalami dehidrasi, gangguan pernapasan, hingga iritasi kulit.
“Pernah juga gatal-gatal karena keringat terus terperangkap di dalam kostum,” katanya.
Pantauan di lokasi berbeda, seorang pekerja kostum boneka lainnya terlihat berdiri di area SPBU di Jalan KHP Hasan Mustopa, Kota Bandung, tanpa tempat berteduh. Aktivitas dilakukan di ruang terbuka dengan paparan sinar matahari langsung.
Warga sekitar, Faiz (22), menyoroti kondisi kostum yang dinilainya kurang terawat.
“Kalau diperhatikan, kostumnya rata-rata sudah lama dan kelihatan kotor. Kayaknya jarang dibersihkan,” ujarnya.
Menurut Faiz, kostum yang lembap akibat keringat dan jarang dibersihkan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan tambahan bagi pemakainya, terutama gangguan kulit.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai perlindungan kesehatan maupun standar keselamatan kerja bagi pekerja kostum boneka di ruang publik.
Pantauan di dua titik tersebut menunjukkan para pekerja tetap menjalankan aktivitasnya demi mendapatkan penghasilan, meski harus menghadapi risiko kesehatan setiap hari. Di balik kostum yang tampak ceria dan menghibur, terdapat tantangan fisik yang tidak ringan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






