Kamis, 26 Februari 2026 18:00

KORANMANDALA.COMKasus pembunuhan tragis menimpa ZAAQ, pelajar SMP Negeri 26 Kota Bandung, yang jasadnya ditemukan di kawasan Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (13/2/2026). 

Polisi mengungkap korban sebenarnya telah dibunuh empat hari sebelumnya, Senin (9/2/2026), oleh dua remaja berinisial YA (16) dan AP (17).

Hasil penyelidikan menunjukkan ZAAQ meninggal dunia akibat luka berat di kepala karena hantaman benda tumpul serta delapan luka tusuk di bagian perut. YA diduga sebagai pelaku utama yang mengeksekusi korban dengan motif sakit hati setelah hubungan pertemanan mereka berakhir.

Jelang Ramadan, Penjualan Kurma di Pasar Baru Bandung Ramai diburu Pengunjung

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, tersangka memiliki sikap posesif terhadap korban. Ketika korban menjauh dan memutuskan pertemanan, pelaku tidak terima hingga menyimpan dendam.

“Dari pemeriksaan, tersangka mengaku merasa hubungan pertemanan dengan korban itu berlebih. Ada sikap posesif terhadap korban. Saat korban menjauh dan menghentikan pertemanan, pelaku memuncak emosinya dan sakit hati,” ujar Niko, Senin (16/2/2026).

Menurut polisi, sikap berlebihan pelaku terhadap korban sudah terjadi sejak keduanya masih bersekolah di Kabupaten Garut. Keluarga korban bahkan sempat memindahkan sekolah korban ke Bandung beberapa tahun lalu karena khawatir terhadap perilaku pelaku. Namun, keduanya kembali berkomunikasi hingga akhirnya hubungan mereka kembali renggang.

Adapun Warganet menelusuri jejak digital pelaku di media sosial. Dalam unggahan akun TikTok yang diduga milik YA, terdapat curahan perasaan terkait korban yang ditulis sekitar setahun sebelum kejadian.

Pada postingan Ulang yang diduga milik pelaku @ ZY_oga25 “Kamuh bahagia tapi aku sakit hati de zain” Dan ” Kesalahan aku ditinggal ade” Tulisnya 7 maret 2025

Unggahan tersebut ramai diperbincangkan warganet setelah identitas pelaku terungakap

Sejumlah komenantar netizen @intansyifalutfiah “Hah ini udah 1 tahun lalu padahal emang udah direncanakan ya kayaknya” @dstoediono “ini menyimpang gitu pelaku nya?”

postingan ulang tersebut kini ramai diperbincangkan warganet setelah identitas pelaku terungkap.dikutip Senin 16/2/2026

Polisi memastikan proses hukum terhadap kedua pelaku tetap berjalan sesuai ketentuan peradilan anak. Penyidik juga masih mendalami peran masing-masing tersangka dan akan adanya pendampingan psikologis

“Ya itu kan baru pengakuan, nanti kita akan libatkan psikologis untuk mendalami keterangan tersebut,” kata Niko

Exit mobile version