Imbauan tersebut disampaikan menyusul maraknya modus penipuan digital yang memanfaatkan celah informasi di mesin pencarian dan platform komunikasi.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya memastikan nomor kontak hotel yang dihubungi benar-benar resmi dan valid sebelum melakukan pembayaran.
Jelang Ramadan, Ziarah Kubur Meningkat di TPU Sinaraga Bandung
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih teliti sebelum melakukan pemesanan hotel secara daring. Pastikan nomor kontak yang digunakan benar-benar resmi. Untuk sementara, gunakan platform Online Travel Agent atau hubungi langsung nomor telepon lokal hotel,” ujarnya.
Ia menekankan, wisatawan tidak boleh langsung mentransfer dana apabila komunikasi terjadi melalui nomor yang mencurigakan. Verifikasi ulang melalui situs resmi hotel, akun media sosial terverifikasi, atau nomor telepon tetap menjadi langkah penting untuk menghindari kerugian.
Selain menyasar masyarakat, Pemerintah Kota Bandung juga meminta pengelola hotel untuk memeriksa kembali informasi yang muncul di mesin pencarian. Jika ditemukan nomor atau data yang tidak sesuai, pihak hotel diminta segera memberikan klarifikasi melalui kanal resmi agar tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
“Iimbauan ini kami sampaikan sebagai langkah antisipatif agar warga Kota Bandung tidak menjadi korban penipuan digital yang memanfaatkan celah pada sistem informasi daring,” tegasnya.
Pemerintah berharap kewaspadaan bersama, baik dari masyarakat maupun pelaku usaha perhotelan, dapat menekan risiko penipuan digital yang kian beragam seiring meningkatnya transaksi pemesanan hotel secara online, terutama pada musim libur dan tingginya arus kunjungan wisata.