ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, berharap momentum Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 menjadi titik penguatan komitmen pembangunan yang selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Garut.
Harapan itu disampaikan Aris usai mengikuti rangkaian kegiatan peringatan HJG ke-213 yang tahun ini mengusung tema “Garut Gumiang Tanjeur Dangiang”. Tema tersebut dimaknai sebagai simbol harapan agar Garut menjadi daerah yang bersinar, kokoh, berdaya saing, serta memancarkan wibawa dan potensi prestasi melalui inovasi berkelanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Aris bersama jajaran pemerintah daerah mengunjungi Sumur Ci Garut yang berlokasi di SMPN 1 Garut, Jalan Ahmad Yani, Pakuwon. Sumur Ci Garut dikenal sebagai salah satu titik sejarah terbentuknya pemerintahan Kabupaten Garut.
ADVERTISEMENT
Pemkot Bandung Perketat Razia Gelandangan Selama Ramadan 2026, 77 PMKS Terjaring
Selain itu, rombongan juga melakukan ziarah ke makam para Bupati Garut terdahulu sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pemimpin sebelumnya.
“Ini adalah salah satu rangkaian Hari Jadi Garut. Pertama-tama kita melihat Sumur Cigarut, kemudian ke titik nol, lalu ke makam Bupati Garut pertama. Tadi juga kita ziarah ke makam bupati ketiga, keempat, kelima, dan ketiga belas,” ujar Aris kepada awak media.
Menurutnya, ziarah dan napak tilas sejarah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi atas perjuangan para pendiri dan pemimpin terdahulu dalam membangun Garut.
Aris menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan agar Kabupaten Garut semakin maju dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, rangkaian ini juga ditutup dengan doa. Mudah-mudahan Kabupaten Garut semakin hebat dan berkelanjutan sesuai visi Bupati ke depan,” katanya.
Ia juga berharap peringatan HJG ke-213 menjadi pengingat untuk terus menekan angka kemiskinan dan memperkuat pembangunan daerah.
“Di Hari Jadi Garut ke-213 ini, mudah-mudahan kemiskinan semakin berkurang, pembangunan berkelanjutan terus berjalan, para pemimpin diberi kesehatan, dan Garut dijauhkan dari bencana yang tidak kita harapkan. Ke depan, Garut harus semakin hebat,” pungkasnya.
Sejalan dengan harapan pimpinan daerah, masyarakat Garut juga menaruh ekspektasi besar terhadap para pemegang amanah. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya berharap peringatan Hari Jadi tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi momentum memperkuat komitmen pelayanan publik.
“Semoga dengan Hari Jadi Garut ini kita semakin ingat sejarah perjuangan para pendiri kabupaten. Jangan sampai disia-siakan. Garut harus dijaga, dirawat, dan lebih maju dari sebelumnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan kemudahan pelayanan bagi masyarakat kecil.
“Kami berharap para pejabat amanah dalam kepemimpinannya. Tolong pikirkan rakyat kecil, terutama saat mengurus dokumen atau kepentingan administrasi agar dipermudah,” katanya.
Momentum HJG ke-213 ini pun menjadi refleksi bersama bahwa sejarah panjang Kabupaten Garut harus dijawab dengan tata kelola pemerintahan yang bersih, pelayanan publik yang responsif, serta pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






