ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Setelah bertahun-tahun berdiri tanpa fungsi, palang pintu perlintasan kereta api di Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, akhirnya resmi beroperasi. Ironisnya, fasilitas keselamatan tersebut diketahui telah dibangun sejak tiga tahun lalu, namun baru difungsikan sekitar sepekan terakhir.
Sebelum palang pintu diaktifkan, perlintasan ini hanya mengandalkan palang manual yang dijaga juru parkir, kondisi yang kerap membuat warga waswas setiap kali melintas rel aktif.
Petugas Jalan Lintasan (PJL), Dede, membenarkan bahwa pengoperasian palang pintu baru dilakukan sejak awal pekan ini.
ADVERTISEMENT
Alarm Darurat Bandung: 10 Ribu Siswa Alami Gangguan Mental Sepanjang 2025
“Udah beroperasi dari Senin kemarin. Sebenernya palang pintu ini udah dibangun dari lama, cuma baru sekarang difungsikan dan dijagain,” ujar Dede, Minggu (8/2/2026).
Aktivasi palang pintu tersebut disambut lega warga sekitar. Salah seorang warga, Aceng (45), mengaku rasa cemas yang selama ini menghantui pengguna jalan kini mulai berkurang.
“Iya kerasa banget bedanya. Dulu mah kalau lewat sini deg-degan, takut tiba-tiba ada kereta. Sekarang kan udah ada palang sama petugas, jadi lebih aman,” katanya.
Meski begitu, warga menilai keterlambatan pengoperasian palang pintu ini menunjukkan lamanya respon terhadap persoalan keselamatan publik, terutama di perlintasan kereta api yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Dengan mulai beroperasinya palang pintu di Cibiru Hilir, masyarakat berharap tidak ada lagi penundaan serupa, serta sistem keselamatan ke depan bisa ditingkatkan, mengingat palang pintu yang digunakan masih beroperasi secara manual.(M. Farhan/MG)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






