ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Warga Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, diguncang penemuan sesosok mayat bayi perempuan di aliran Sungai Cipulus, tepatnya di Kampung Nagaracinta RT 05 RW 03, Desa Cintanagara.
Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan tersangkut di ranting pohon, memunculkan dugaan kuat adanya tindak pidana serius.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Aparat Polsek Bayongbong Polres Garut langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
ADVERTISEMENT
Polres Garut Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Limbangan, Dua Awak Bus Ditemukan Hipertensi
Kapolsek Bayongbong, AKP Gopar Suryadi Mulya, S.H., membenarkan penemuan mayat bayi tersebut. Ia menjelaskan, jasad pertama kali ditemukan oleh Alit Rasmana (17), seorang petani asal Kampung Nagaracinta, saat hendak menuju ladang.
“Saksi melihat ke arah sungai dan menemukan sesosok mayat bayi tersangkut di ranting pohon dalam posisi tengkurap,” ujar AKP Gopar.
Terkejut dengan temuan tersebut, saksi langsung memberi tahu warga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polsek Bayongbong, Pemerintah Desa Cintanagara, serta Tim Inafis Polres Garut untuk penanganan lanjutan.
Dari hasil pengamatan awal di lokasi, polisi menduga bayi tersebut telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan. Namun, kepolisian menegaskan bahwa penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
Petugas langsung melakukan sejumlah langkah kepolisian, mulai dari pengamanan TKP, pendataan saksi, hingga pengumpulan informasi awal yang mengarah pada penyelidikan dugaan pembuangan bayi.
Setelah proses awal di lokasi selesai, jasad bayi dievakuasi ke Puskesmas Bayongbong, sebelum akhirnya dibawa ke RSU dr. Slamet Kabupaten Garut untuk dilakukan pemeriksaan medis mendalam guna kepentingan penyelidikan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap penyebab kematian serta pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa yang dinilai mencederai rasa kemanusiaan tersebut.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






