Jumat, 27 Februari 2026 3:43

KORANMANDALA.COMGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) agar sejumlah ruas jalan nasional diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah kabupaten/kota.

Usulan tersebut bertujuan agar pemerintah daerah dapat merespons lebih cepat kerusakan jalan nasional, khususnya yang berada di kawasan perkotaan dan kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Dedi Mulyadi, yang akrab disapa , menyebut selama ini pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan memperbaiki jalan berstatus nasional, meskipun kondisinya rusak parah dan berada di pusat aktivitas masyarakat.

Menunggu Kereta, Menjemput Rezeki: Kisah Pak Dadang, Porter Sepanjang Zaman di Stasiun Bandung

“Secara kewenangan kami tidak bisa memperbaiki jalan nasional, padahal kerusakannya jelas terlihat dan dampaknya langsung ke masyarakat,” kata KDM di Gedung Sate, Selasa (3/2/2026).

Meski demikian, KDM menegaskan tidak tinggal diam. Ia telah mengusulkan agar sejumlah jalan nasional, terutama yang berada di wilayah ibu kota pemerintahan Provinsi Jawa Barat serta kawasan kabupaten/kota, dialihkan pengelolaannya ke pemerintah daerah.

Salah satu ruas yang diusulkan adalah jalan dari kawasan Pasteur menuju pusat Kota Bandung yang selama ini berstatus jalan nasional.

“Jalan dari Pasteur ke Kota Bandung itu jalan nasional. Tahun 2026 ini akan kami rekonstruksi menggunakan dana APBD Provinsi Jawa Barat, dengan mekanisme kerja sama melalui MoU bersama Kementerian PU,” ujarnya.

KDM mengakui, pengalihan pengelolaan tersebut akan berdampak pada penambahan beban anggaran bagi Pemprov Jabar maupun pemerintah kabupaten/kota. Namun menurutnya, langkah itu perlu diambil demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Selain di wilayah Bandung Raya, KDM juga menyebut perbaikan jalan akan menyasar jalur Pantai Utara Jawa Barat (Pantura) yang menjadi salah satu urat nadi transportasi dan ekonomi masyarakat.

“Selama untuk kepentingan publik dan keselamatan warga, beban anggaran itu harus kita hadapi,” tegasnya.

Koranmandala.com

Exit mobile version