ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akhirnya memberikan penanganan lanjutan kepada atlet rugby putri asal Garut, Siti Nur Rahayu (22), setelah kondisi kesehatannya menjadi perhatian publik. Saat ini, Siti telah dirawat di RS Welas Asih, Kabupaten Bandung.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani Dewi, menjelaskan bahwa Siti sebelumnya mengalami usus buntu dan sempat menjalani operasi di RSUD dr. Slamet Garut. Proses operasi tersebut dibiayai oleh Dinas Sosial Kabupaten Garut melalui program Layanan Terpadu Rumah Harapan Masyarakat (Lapadruhama), lantaran kepesertaan BPJS Kesehatan Siti diketahui tidak aktif.
“Pembiayaan operasi dibantu oleh Dinsos Garut karena BPJS yang bersangkutan tidak aktif,” ujar Vini, Jumat (6/2/2026).
ADVERTISEMENT
Menguak Fakta di Balik Misteri Rumah Gurita Bandung yang Sering Salah Disangka
Usai menjalani operasi, Siti sempat dipulangkan ke rumah. Selama masa pemulihan, kondisi kesehatannya dipantau oleh Puskesmas Haurpanggung yang berkoordinasi dengan petugas utusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Namun, penanganan lanjutan baru dilakukan setelah kondisi Siti ramai diperbincangkan di media sosial. Menyusul viralnya kasus tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat kemudian melakukan koordinasi dan memutuskan untuk merujuk Siti ke RS Welas Asih, Bandung.
“Pada awal dibawa ke RS Welas Asih, pasien dirawat di IGD untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter bedah. Selanjutnya ditangani sesuai prosedur kegawatdaruratan dan dilakukan pemeriksaan rontgen,” kata Vini.
Saat ini, Siti menjalani perawatan di ruang rawat inap RS Welas Asih dan berada dalam pemantauan tim medis untuk memastikan proses pemulihan pascaoperasi berjalan optimal.
Kasus ini menyoroti perhatian terhadap perlindungan kesehatan atlet daerah, khususnya mereka yang masih menghadapi kendala administratif seperti kepesertaan jaminan kesehatan, serta memunculkan sorotan publik terkait respons pemerintah yang baru bergerak setelah persoalan menjadi viral.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






