KORANMANDALA.COM – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akan mengambil alih perawatan dan penyelamatan seluruh satwa di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) dalam jangka waktu maksimal tiga bulan ke depan.
Langkah ini dilakukan setelah Kemenhut mencabut izin lembaga konservasi milik Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) selaku pengelola Bandung Zoo.
Pantauan Koran Mandala lada Kamis (5/2/2026) siang, sejumlah area di Kebun Binatang Bandung telah disegel. Segel tampak terpasang di Gerbang Garuda yang merupakan akses utama pengunjung, kantor di sisi gerbang, hingga area Kantin Simba. Akibatnya, aktivitas kunjungan wisatawan dihentikan sementara.
Ramadan di Bandung Selalu Punya Rasa yang Sama: Bukber di Tempat Legendaris Lintas Generasi
Penyegelan tersebut membuat sejumlah pengunjung yang telanjur datang terpaksa pulang. Wida(30) warga Dago, mengaku datang bersama tiga keluarga sekitar pukul 10.00 WIB.
“Kami niatnya memang mau ke sini karena sebelumnya masih ada donasi untuk pakan satwa. Tapi ternyata sudah ditutup. Tadi juga sempat ramai, ada sekitar delapan angkot dari sekolah yang datang, tapi akhirnya pulang lagi,” katanya. Pada saat diwawancarai Kamis 5/2/2026
Ia menyayangkan penutupan mendadak tersebut karena menurutnya donasi dari pengunjung meski tidak besar tetap membantu kebutuhan pakan satwa.
“Kasihan binatang-binatangnya. Donasi sedikit-sedikit kan lumayan buat pakan, saya berharap kebun binatang dapat dibuka kembali dengan pengelolaan yang lebih baik dan harga tiket terjangkau, khususnya untuk anak-anak sekolah.” Ujarnya
Hal serupa disampaikan Rizkia (31), warga Setiabudi, yang datang bersama enam anggota keluarganya sekitar pukul 11.30 WIB.
“Kami sengaja mau main ke sini bawa anak, tapi ternyata sudah ditutup. Semoga bisa dibuka lagi, kasihan juga binatang-binatangnya,” katanya.
Sementara itu, Aep Saepudin (50), warga Setiabudi, mengaku datang sejak pukul 09.00 WIB bersama cucunya. Ia menilai Kebun Binatang Bandung merupakan ikon Kota Bandung sekaligus sarana edukasi yang terjangkau bagi anak-anak.
“Dari dulu kebun binatang ini ikon Bandung, tempat hiburan murah dan mendidik. Jangan sampai hilang,” tegasnya.
Aep berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan segera mengambil langkah konkret agar Kebun Binatang Bandung dapat kembali dibuka dan tetap berfungsi sebagai sarana edukasi serta wisata keluarga.
“Tolong selamatkan kebun binatang ini untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
