ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Pertumbuhan kedai kopi di Kota Bandung dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya mengubah lanskap kuliner, tetapi juga membentuk ekosistem baru dalam gaya hidup perkotaan.
Di balik ramainya kafe dan tren kopi spesialti, kebutuhan akan barista dengan keterampilan terstandar kian meningkat.
Persaingan antarkedai yang semakin ketat membuat kualitas layanan dan konsistensi seduhan menjadi faktor penentu keberlangsungan usaha.
ADVERTISEMENT
Update Korban Longsor Cisarua Bandung, Tim SAR Temukan Empat Jenazah Baru
Kondisi tersebut mendorong tumbuhnya lembaga pelatihan dan sekolah barista di Bandung yang menawarkan kursus kopi berbasis kebutuhan industri.
Dari kelas pengenalan untuk pemula hingga program berjenjang, pelatihan barista kini menjadi bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia di sektor kopi yang semakin profesional.
5758 Coffee Lab Bandung dan Adaptasi Standar Internasional
Salah satu lembaga pelatihan yang mengadopsi pendekatan global adalah 5758 Coffee Lab Bandung. Nama 5758, yang berasal dari filosofi lokal “Maju Mapan”, merefleksikan visi lembaga ini dalam menyiapkan peserta agar mampu beradaptasi dengan tuntutan industri kopi modern.
Berdasarkan informasi penyelenggara, kurikulum di 5758 Coffee Lab mengacu pada standar Specialty Coffee Association (SCA), mencakup keterampilan barista, teknik roasting, metode brewing, hingga sensory skills.
Proses pembelajaran dilakukan di kawasan Terusan Gegerkalong Hilir, Bandung, dengan fasilitas praktik yang dirancang menyerupai kondisi kerja di kedai kopi.
Skema pelatihan disusun secara bertahap, mulai dari kelas spesialisasi berdurasi singkat hingga program berjenjang untuk level dasar dan menengah.
Pola ini memberi fleksibilitas bagi peserta dalam menentukan jalur pembelajaran sesuai kebutuhan kompetensi dan tujuan karier.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






