ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Keterbatasan ruang publik ramah keluarga di kawasan perkotaan mendorong sebagian warga memanfaatkan kegiatan berbasis event sebagai sarana kebersamaan.
Fenomena tersebut terlihat dalam gelaran IMOBY 2026, pameran ibu dan anak yang digelar di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung, Kamis (30/1/2026).
Pantauan di lokasi, sejumlah keluarga tampak datang bersama anak-anak untuk menghabiskan waktu dalam satu ruang aktivitas. Beragam fasilitas seperti area bermain, edukasi, hingga interaksi orang tua dan anak menjadi daya tarik utama pengunjung.
ADVERTISEMENT
Lebih Mahal dari Lion City Sailors: Inilah Detail Skuad Mewah Persib Bandung Seharga Ratusan Miliar
Asep (36), pengunjung asal Kabupaten Garut, mengaku kehadirannya ke IMOBY 2026 tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga sebagai alternatif aktivitas keluarga saat berkunjung ke Bandung.
“Tujuannya memang kebutuhan anak, tapi sekalian juga aktivitas keluarga. Jadi orang tua dan anak bisa sama-sama menikmati,” ujar Asep.
Menurut Asep, menemukan ruang aktivitas keluarga yang memungkinkan interaksi langsung antara orang tua dan anak di Kota Bandung bukan perkara mudah. Sejumlah ruang publik dinilai masih belum sepenuhnya mendukung kebersamaan keluarga.
“Kadang masing-masing sibuk sendiri. Jadi sulit cari aktivitas yang benar-benar bisa dinikmati bareng,” katanya.
Ia menambahkan, pada akhir pekan keluarganya lebih sering menghabiskan waktu di rumah. Karena itu, event seperti IMOBY dimanfaatkan sebagai pilihan untuk keluar dari rutinitas harian.
“Di sini anak bisa main, ada playground, ada hewan-hewan. Orang tua juga bisa ikut terlibat. Jadi kebersamaannya terasa,” ucapnya.
Meski demikian, Asep berharap pelaksanaan event serupa tidak terlalu sering agar tetap memiliki nilai kebaruan dan tidak menimbulkan kejenuhan.
“Kalau terlalu sering malah capek dan bosan. Lebih baik setahun sekali, jadi ditunggu,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kamilatia Aulina (25), pengunjung yang datang bersama keluarga. Ia menilai, meski informasi mengenai aktivitas keluarga mudah diakses melalui media sosial, pilihan ruang aktivitas bersama anak, khususnya balita, masih terbatas.
“Kalau akhir pekan biasanya di rumah atau keluar sebentar. Apalagi sekarang masih punya bayi,” kata Kamilatia.
Menurutnya, IMOBY 2026 dapat menjadi alternatif ruang aktivitas keluarga karena menghadirkan pengalaman yang bisa dinikmati orang tua dan anak secara bersamaan.
“Setidaknya ini bisa jadi pilihan ruang aktivitas keluarga di kota,” ujarnya.
Berdasarkan pengalaman pengunjung, IMOBY 2026 dinilai mampu menjadi ruang kebersamaan keluarga sementara, di tengah terbatasnya ruang publik ramah keluarga di Kota Bandung. (Rifki Rafsanjani/MG)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






