ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung kembali menggelar Gerakan Bangsawan (Bandung Jaga Kesehatan Hewan) di Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini disambut antusias warga yang membawa hewan peliharaan mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis.
Gerakan Bangsawan merupakan program rutin DKPP Kota Bandung yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan hewan. Dalam kegiatan ini, DKPP menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan hewan, vaksinasi rabies, serta sterilisasi kucing liar.
Pelayanan berlangsung di Kantor Kelurahan Cisaranten Endah sejak pagi hari. Warga tampak antre membawa kucing dan anjing peliharaan mereka untuk diperiksa oleh dokter hewan.
ADVERTISEMENT
Dua Pekan Pasca Gugurnya Pra Peradilan, Kejari Bandung Beberkan Alasan Belum Ada Penahanan
Salah satu warga, Farhan Rudiansa, mengaku sengaja datang untuk memastikan kondisi kesehatan kucing kesayangannya bernama Mimi. Kucing tersebut telah ia rawat sejak berusia satu bulan dan kini hampir berusia empat bulan.
“Dari kecil saya rawat sendiri. Alhamdulillah kucingnya sehat dan aktif,” ujar Farhan saat ditemui di lokasi kegiatan.
Farhan mengungkapkan, Mimi dirawat layaknya anggota keluarga. Ia rutin memberi makan, membersihkan kandang, serta memberikan vitamin dan obat-obatan agar kesehatannya terjaga. Kedekatan itu membuat Mimi memiliki kebiasaan unik.
“Kalau lapar suka membangunkan. Kalau saya pergi, dia seperti memanggil ‘ayah, ayah’,” katanya sambil tersenyum.
Ia menambahkan, Gerakan Bangsawan menjadi pengalaman pertama bagi Mimi untuk mendapatkan vaksin rabies.
Sementara itu, relawan kegiatan, Ade Tasya, mengatakan program ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat terkait pentingnya vaksinasi dan sterilisasi hewan.
“Masih banyak warga yang belum tahu kalau kucing juga perlu divaksin. Selain Bangsawan, DKPP juga punya program Kopi Cinta untuk sterilisasi kucing liar agar populasinya terkendali,” jelas Ade Tasya.
Menurutnya, tingginya jumlah warga yang datang menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan.
Dokter hewan DKPP Kota Bandung, drh. Khansa Mahdiah Tresnajaya, menjelaskan bahwa Gerakan Bangsawan difokuskan pada upaya pencegahan rabies dan penyakit zoonosis lainnya, meskipun Kota Bandung berstatus bebas rabies.
“Pencegahan tetap harus dilakukan karena Bandung dikelilingi daerah yang masih memiliki kasus rabies. Hari ini kami memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, vaksinasi rabies, serta sterilisasi kucing liar,” ujarnya.
Khansa menambahkan, vaksinasi rabies dibatasi maksimal 50 ekor per wilayah. Sementara itu, sterilisasi kucing liar dilakukan melalui proses penangkapan di lingkungan warga sebelum dibawa ke kantor DKPP untuk tindakan medis lanjutan.
Melalui kegiatan ini, DKPP berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat bahwa kesehatan hewan peliharaan memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan manusia dan lingkungan.
“Jika hewannya sehat, maka lingkungan juga akan lebih aman dan nyaman,” pungkas Khansa. (Rifki Rafsanjani)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






