KORANMANDALA.COM –Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Garut memperingati hari lahir Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang ke-79 dengan kegiatan bertema pelestarian lingkungan hidup.
Peringatan tersebut dikemas dengan aksi penanaman pohon endemik khas Garut sebagai simbol komitmen menjaga keseimbangan antara alam dan manusia. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus partai serta sejumlah aktivis lingkungan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Ilham Faturohman, mengatakan peringatan ulang tahun Megawati tahun ini sengaja dikonsepkan dengan kegiatan yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis bagi masyarakat.
Beasiswa LPDP Kampus di Kota Bandung, Tersedia Ribuan Kursi untuk Awardee
“Peringatan ulang tahun Ibu Megawati konsepnya adalah menanam pohon-pohon endemik lokal Garut. Di antaranya jeruk, alpukat, kayu kiyang, dan kopi robusta. Selain bernilai ekologis, tanaman ini juga memiliki nilai ekonomi,” ujar Ilham.
Selain penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan penebaran benih ikan di kolam sebagai simbol keberlanjutan kehidupan.
“Kami juga menebar bibit ikan sebagai simbol memberi kehidupan. Ini sejalan dengan konsistensi Ibu Megawati selama ini,” katanya.
Ilham menjelaskan, Megawati memandang politik bukan semata soal kekuasaan, melainkan sarana untuk menjaga kehidupan dan membangun peradaban.
“Beliau meyakini bahwa politik adalah menjaga kehidupan, membangun peradaban dengan merawat Ibu Pertiwi serta menjaga keseimbangan antara alam dan manusia,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan peringatan juga diisi dengan doa dan syukuran untuk mendoakan kesehatan serta panjang umur bagi Megawati Soekarnoputri.
“Kami memanjatkan doa agar Ibu Megawati senantiasa diberikan kesehatan, panjang usia, dan tetap menjadi teladan bagi seluruh anak bangsa,” tambah Ilham.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi simbol kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah, seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Menurutnya, Garut sendiri merupakan kawasan konservasi yang pernah mengalami bencana banjir pada 2017 akibat alih fungsi lahan di kawasan dataran tinggi.
“Melalui simbol ini, kami berharap masyarakat Garut dan kader PDI Perjuangan terus konsisten dalam isu perlindungan lingkungan hidup, khususnya menjaga kawasan hutan sebagai penyangga air,” ujarnya.
Penanaman pohon ini melibatkan aktivis lingkungan hidup, pegiat perhutanan sosial, serta LPPNU sebagai mitra komunitas. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong fungsi ekologis sekaligus ekonomi masyarakat.
Ilham juga menyampaikan rencana lanjutan berupa penanaman sekitar 15.000 pohon di kawasan dataran tinggi pada bulan-bulan mendatang.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Dedi Hasan, menegaskan pesan Megawati yang dinilainya sangat relevan dengan kondisi saat ini.
“Di tengah hiruk pikuk pembicaraan soal kekuasaan, Ibu Megawati mengajak kita merawat Ibu Pertiwi demi keberlangsungan generasi muda ke depan, dengan menjaga lingkungan, hutan, dan sumber daya air,” tegas Dedi.
Menurutnya, pesan tersebut memiliki makna mendalam bagi masa depan bangsa.
“Ibu Megawati berpesan bahwa merawat Ibu Pertiwi jauh lebih bermakna dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
