ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Pemerintah Kabupaten Garut tengah membahas tindak lanjut program Rumah Sehat bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat. Pembahasan tersebut dilakukan melalui pertemuan antara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, dengan Direktur Baznas Pusat pada Kamis (22/1/2026).
Nurdin Yana mengatakan, pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki dukungan pendanaan dari berbagai pihak, termasuk Baznas, yang memiliki program sejalan dengan pengembangan Rumah Sehat di Kabupaten Garut.
“Hari ini saya bertemu dengan Direktur Baznas Pusat untuk membahas bagaimana pemerintah daerah bisa mendapatkan dukungan pendanaan dari berbagai sumber. Kebetulan Baznas memiliki program yang sejalan dengan konsep Rumah Sehat,” ujar Nurdin.
ADVERTISEMENT
Deretan Tempat Bernuansa Luar Negeri di Bandung, Jadi Daya Tarik Wisata Tematik
Ia menyampaikan apresiasi kepada Baznas atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Nurdin berharap pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan konkret yang dapat segera diimplementasikan di Kabupaten Garut.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Baznas. Mudah-mudahan hari ini ada kristalisasi program yang diinisiasi Baznas Pusat dan bisa diimplementasikan di Garut,” katanya.
Nurdin menjelaskan, program Rumah Sehat sebenarnya telah digagas sejak beberapa tahun lalu dan bahkan sudah diurus hingga ke tingkat pusat di Jakarta.
“Program ini sudah lama kami gagas. Beberapa tahun lalu kami sudah mengurusnya langsung ke Jakarta, termasuk saya pribadi, karena ini berkaitan dengan pembangunan fasilitas layanan kesehatan,” jelasnya.
Awalnya, kata Nurdin, pengajuan yang dilakukan adalah pembangunan rumah sakit. Namun, dalam prosesnya mengalami penyesuaian menjadi Rumah Sehat atau poliklinik primer.
“Awalnya yang diajukan adalah rumah sakit, tetapi kemudian mengalami penyesuaian menjadi Rumah Sehat atau poliklinik primer. Apa pun bentuknya, ini tetap fasilitas layanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Terkait lokasi pembangunan, Nurdin menyebut Kabupaten Garut telah menyiapkan sejumlah wilayah potensial, salah satunya di Kecamatan Bungbulang.
“Untuk lokasi masih akan dibahas lebih lanjut. Idealnya memang di wilayah tertentu yang membutuhkan. Di Bungbulang, misalnya, ada dua titik yang bisa dijadikan Rumah Sehat untuk menjangkau layanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Garut juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama terkait kebutuhan yang bersifat krusial dalam pengoperasian fasilitas tersebut.
“Yang penting saat ini kita bertemu dulu untuk melihat konsep program dan persebarannya seperti apa. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan pemerintah provinsi,” kata Nurdin.
Ia menegaskan, pertemuan dengan Baznas Pusat ini akan menentukan titik lokasi pembangunan Rumah Sehat. Dalam skema yang dibahas, Pemerintah Kabupaten Garut akan menyiapkan lahan, sementara biaya operasional direncanakan didukung oleh Baznas.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






