KORANMANDALA.COM –SDN 050 Cibiru memiliki program edukasi lingkungan bertajuk Rumah Mijel (Rumah Minyak Jelantah), yakni kegiatan pengumpulan minyak jelantah dari siswa dan warga sekolah yang dilaksanakan secara rutin setiap Rabu. Program ini tidak hanya bertujuan menumbuhkan kepedulian lingkungan, tetapi juga mendukung pembangunan fasilitas sekolah.
Ketua Rumah Mijel SDN 050 Cibiru, Maisyaroh, menjelaskan bahwa program tersebut melibatkan seluruh siswa dari kelas I hingga kelas VI sekolah dasar.
“Setiap hari Rabu, para siswa membawa minyak jelantah dari rumah untuk dikumpulkan di sekolah,” ujar Maisyaroh saat ditemui di SDN 050 Cibiru, Rabu (21/1/2026).
Pengumpulan minyak jelantah dilakukan dalam dua sesi, yakni pagi dan siang. Pada sesi pagi, siswa didampingi oleh wali kelas masing-masing untuk menuangkan minyak jelantah ke tempat penampungan yang telah disediakan sekolah.
Maisyaroh menambahkan, Program Rumah Mijel dibentuk dengan tujuan utama mengumpulkan dana untuk pembangunan dome di atas lapangan sekolah. Dome tersebut direncanakan agar siswa dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa terganggu hujan maupun panas.
“Program ini kami rancang tidak hanya sebagai kegiatan pengumpulan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran agar anak-anak terbiasa peduli terhadap lingkungan sejak dini,” katanya.
Menurutnya, Program Rumah Mijel memberikan dampak positif, tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi peningkatan kesadaran lingkungan siswa dan orang tua. Minyak jelantah yang sebelumnya kerap dibuang sembarangan kini dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai.
“Alhamdulillah, minyak jelantah yang terkumpul menjadi berkah dan dimanfaatkan untuk kepentingan sekolah, salah satunya untuk pembangunan dome,” ujarnya.
Ke depan, meski pembangunan dome telah terealisasi, Program Rumah Mijel akan tetap dilanjutkan. Hasil pengumpulan minyak jelantah nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan sekolah lainnya.
“Setelah dome selesai, hasil pengumpulan minyak jelantah akan kami manfaatkan untuk mendukung kegiatan sekolah yang lain,” tuturnya. (Yusuf Ahmad/MG)
