Kamis, 26 Februari 2026 12:22

KORANMANDALA.COMDinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota terus melakukan evaluasi terhadap sejumlah ruang publik, termasuk Alun-alun Kota Bandung dan (Baksil), guna memastikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Kepala DPKP Kota Bandung, Luthfi Firdaus, mengatakan evaluasi dan pemeliharaan dilakukan secara berkelanjutan, menyusul adanya kerusakan fasilitas akibat tingginya intensitas kunjungan warga.

Ia mengungkapkan, penanganan kerusakan di kawasan Baksil belum sepenuhnya rampung. Pada tahap awal, perbaikan baru difokuskan pada area luar karena keterbatasan anggaran.

Persib Bandung Didenda 60 Juta Akibat Penyalaan Petasan Usai Laga Kontra Persija

“Untuk Baksil, kerusakan yang kemarin itu sebenarnya belum seluruhnya kita tangani. Saat itu baru area luarnya saja karena keterbatasan biaya. Mudah-mudahan tahun ini bisa kita selesaikan, termasuk penggantian Forest Walk,” ujar Luthfi, Sabtu (17/1/2026).

Sementara itu, Alun-alun Kota Bandung hingga kini masih berada dalam tahap pemeliharaan. Menurut Luthfi, proses evaluasi akan terus dilakukan hingga kondisi kawasan benar-benar ideal dan layak digunakan masyarakat.

“Alun-alun masih dalam tahap pemeliharaan. Evaluasi kita lakukan terus sampai kondisinya betul-betul nyaman. Pak Wali Kota juga menekankan bahwa ruang publik harus menjadi prioritas karena merupakan hiburan gratis bagi warga Kota Bandung,” katanya.

Luthfi juga menyoroti dampak lonjakan pengunjung, terutama saat Kebun Binatang Bandung mengalami kepadatan yang meluas hingga kawasan Baksil. Kondisi tersebut menyebabkan pengelola kewalahan dan memicu kerusakan fasilitas serta aksi vandalisme.

“Waktu itu pengunjung membludak dari Kebun Binatang sampai ke Baksil. Kita cukup kewalahan, termasuk di Alun-alun. Ada beberapa kerusakan dan vandalisme, sehingga sekarang kita lakukan monitoring dan perawatan secara intensif karena sempat terjadi overload,” jelasnya.

Terkait rencana pembukaan kembali, Luthfi menyebut Alun-alun dan Baksil ditargetkan bisa dibuka secara bersamaan sekitar dua pekan ke depan, setelah proses perbaikan lintasan dan guiding block rampung.

“Rencananya dibuka dua minggu lagi, barengan antara Alun-alun dan Baksil. Saat ini fokus pada perbaikan track dan guiding block, sambil menunggu arahan lebih lanjut dari Pak Wali Kota,” pungkasnya.

Exit mobile version