ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Pangaritan, RW 07, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, dikeluhkan warga.
Lokasi TPS yang berada tepat di depan akses permukiman dinilai mengganggu kenyamanan dan berpotensi mengancam kesehatan lingkungan.
Pantauan di lapangan menunjukkan TPS tersebut kerap mengalami kelebihan kapasitas. Tumpukan sampah terlihat meluber hingga ke bahu jalan, disertai aroma menyengat yang tercium hingga ke rumah-rumah warga sekitar.
ADVERTISEMENT
Menteri LH: Cimahi Paling Cepat Tangani Sampah, Bandung Masih Tertinggal
Nining (48), warga yang tinggal di belakang TPS, mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan menjadi gangguan sehari-hari bagi keluarganya.
“Baunya kadang nyengat sekali, apalagi kalau truk sampah belum mengangkut sampai berhari-hari. Sampahnya sudah menumpuk tinggi,” ujar Nining, Sabtu (17/1/2026).
Ia mengatakan, bau sampah kerap masuk ke dalam rumah, terutama saat arah angin mengarah ke permukiman.

“Kalau anginnya ke arah rumah, baunya langsung masuk. Sangat tidak nyaman,” katanya.
Tak hanya menimbulkan bau, sampah yang menumpuk juga sering berceceran ke lingkungan sekitar.
“Sampah plastik sering beterbangan kalau angin kencang. Kami khawatir ini mengundang lalat dan jadi sumber penyakit,” tambahnya.
Warga berharap Pemerintah Kota Bandung melalui dinas terkait segera turun tangan menangani persoalan tersebut. Mereka mendesak agar TPS dipindahkan ke lokasi yang lebih layak dan jauh dari kawasan permukiman padat demi menjaga kesehatan dan kenyamanan warga Cipadung Kulon. (Muhamad Yura Adani Putra/MG)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






