ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Akses kendaraan dari arah Jalan Veteran menuju Katapang resmi ditutup menggunakan water barrier. Penutupan ini dilakukan untuk mencegah pengendara, terutama sepeda motor, melawan arus yang selama ini kerap memicu kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan pantauan Koran Mandala, Sabtu (17/1/2026) siang, meskipun penutupan telah diberlakukan, masih ditemukan sejumlah pengendara yang mencoba melanggar aturan dengan memutar balik atau mencari celah untuk melintas di jalur yang telah ditutup.
Salah seorang warga sekitar, Nandang (60), mengatakan pemasangan water barrier telah berlangsung sekitar tiga hari terakhir dan dinilai membawa dampak positif terhadap ketertiban lalu lintas. Sebelum penutupan, pelanggaran kerap terjadi dari dua arah, yakni Veteran dan Kosambi, akibat pengendara yang memotong jalur dan melawan arus.
ADVERTISEMENT
PLN UP3 Bandung dukung ekspansi prduksi AMDK PT Muawanah Al Masoem untuk perkuat industri manufaktur
“Manfaatnya terasa. Sekarang pengendara harus belok kiri dulu sebelum ke kanan, jadi lebih teratur. Dulu sering terjadi kecelakaan, hampir setiap hari,” ujar Nandang.
Meski demikian, ia mengakui masih ada pengendara yang melanggar, terutama pada pagi hari saat arus lalu lintas mulai padat.
“Masih ada saja yang melanggar, khususnya pagi hari,” katanya.
Nandang berharap pengamanan lalu lintas di kawasan tersebut dapat terus ditingkatkan, terutama dengan pengawasan yang lebih ketat.

“Pengamanannya perlu ditambah. Pengendara motor, terutama anak muda, masih sering memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi,” tambahnya.
Hal senada disampaikan David (35), seorang pengendara motor yang kerap melintas di kawasan Veteran–Katapang. Menurutnya, penutupan arus tersebut sudah sesuai aturan dan penting untuk mengurangi risiko kecelakaan, khususnya pada jam sibuk.
“Dari arah Veteran biasanya langsung lurus, padahal arus dari Ahmad Yani cukup padat. Kalau dibiarkan, rawan tabrakan. Memang ada pro dan kontra karena faktor kebiasaan,” ujarnya.
David menilai jalur utama seharusnya diprioritaskan sesuai aturan lalu lintas. Ia berharap penataan arus ini terus dievaluasi agar semakin efektif.
“Masih ada yang melanggar, tapi sebagian besar terpaksa memutar karena jalurnya ditutup. Artinya penataan ini sudah berjalan, tinggal dibenahi dan diawasi,” pungkasnya.
Dengan pemasangan water barrier tersebut, warga berharap kesadaran pengendara semakin meningkat sehingga angka kecelakaan dan kemacetan di kawasan Veteran–Katapang dapat ditekan secara signifikan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






