ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Sejumlah seniman lukis tradisional di Jalan Braga, ikon Kota Bandung, terus berjuang mempertahankan eksistensi sekaligus identitas budaya lokal di tengah gempuran era digital. Di saat kawasan tersebut dipenuhi kafe modern dan hiruk-pikuk wisatawan, para pelukis tetap setia berkarya dengan media manual.
Salah satunya Aspi (57), pelukis senior yang telah memajang dan menjajakan karyanya di Jalan Braga sejak 2003. Bagi Aspi, melukis di ruang publik bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan bagian dari proses kreatif yang tidak terpisahkan.
“Kita sambil jualan, jadi untuk mengisi waktu dan ruang itu kita sambilan melukis,” ujar Aspi saat ditemui di Jalan Braga.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, keberadaan pelukis jalanan memiliki peran penting dalam menjaga denyut seni rupa di Bandung. Aktivitas melukis secara langsung di ruang publik dinilainya mampu menghidupkan suasana kota dan memperkuat identitas Bandung sebagai kota seni.
Di tengah perkembangan teknologi digital, Aspi tetap konsisten menggunakan cat dan kanvas manual. Ia meyakini nilai seni rupa yang orisinal memiliki kekuatan tersendiri dan tidak bisa sepenuhnya tergantikan oleh teknologi.
“Untuk seni rupa yang sifatnya original, yang asli, masih tidak bisa dikalahkan walaupun bentuk digital seperti apa pun,” tegasnya.
Keyakinan tersebut, kata Aspi, tercermin dari masih adanya peminat lukisan manual yang membeli karya-karya pelukis di Jalan Braga. Hal itu menjadi bukti bahwa seni rupa konvensional tetap memiliki tempat di tengah perubahan zaman.
Kepada generasi muda, Aspi berpesan agar tidak ragu dan tidak lelah dalam berkarya. Ia menekankan pentingnya proses kreatif sebagai bagian dari perjalanan seorang seniman.
“Berkarya terus saja. Nanti hasilnya akan mengikuti. Keluarkan saja kreativitasnya,” pesannya.
Ia berharap seni rupa di Bandung semakin berkembang, melahirkan lebih banyak seniman, serta mampu menjaga keberlanjutan sejarah seni di Indonesia. Menurutnya, seni rupa bukan sekadar ekspresi visual, melainkan bagian dari kebudayaan yang memiliki nilai tinggi dan harus terus dijaga. (Muhamad Yura Adani Putra/Magang)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






