ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Jembatan kayu yang menjadi akses masyarakat menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Masjid Raya Al Jabbar di Jalan Cimincrang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, kini berada dalam kondisi memprihatinkan.
Berdasarkan pantauan Koran Mandala pada Minggu (11/01), jembatan tersebut memiliki dua sisi, namun hanya satu sisi yang dapat digunakan. Sisi lainnya rusak dan dinilai rapuh sehingga tidak aman dilalui.
Petugas keamanan setempat menyampaikan, arus kendaraan diberlakukan sistem tutup buka secara bergantian dari kedua arah.
ADVERTISEMENT
Kondisi ini menuai keluhan dari warga. Pa Dande (53), warga sekitar, menilai jembatan darurat tersebut sangat mengkhawatirkan, mengingat jalur ini kerap digunakan sebagai akses alternatif menuju kawasan GBLA dan Masjid Raya Al Jabbar.
“ Walaupun Jembatan darurat, memang mengkhawatirkan. Apalagi ini akses ke GBLA sama Raya Al Jabbar, jalur alternatif, Miris lihat kondisi jembatan kayak gini. Yang penting mah jangan sampai ada yang celaka,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerusakan jembatan diduga karena material kayu yang digunakan mudah keropos dan tidak tahan lama.
“Kayunya itu kayu yang gampang keropos. Bukan kayu yang kuat. Kalau kayu yang bagus mah enggak mungkin cepat rapuh,” katanya.
Pa Dande berharap pemerintah segera melakukan perbaikan dengan membangun jembatan yang lebih layak dan permanen.
“Harapannya ya diperbaiki. Dibuat jembatan yang bagus, yang permanen, biar layak dipakai masyarakat,” ucapnya.
Keluhan serupa disampaikan pengendara motor, Deni Saputra (20). Ia meminta Pemerintah Setempat segera memperbaiki akses tersebut demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Harapannya ke pemerintah ya diperbaiki lagi aksesnya, biar lebih layak dan bagus kalau mau ke GBLA,” katanya.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






