Kamis, 26 Februari 2026 19:18

KORANMANDALA.COM –Wali Kota Bandung Farhan menanggapi keluhan warga terkait penutupan akses di kawasan . Hingga Senin (5/1/2026), sebagian jalur di sekitar flyover tersebut masih ditutup karena kelengkapan fasilitas jalan belum sepenuhnya rampung.

Farhan mengatakan, penutupan sebagian akses dilakukan demi keselamatan pengguna jalan selama proses penyelesaian infrastruktur pendukung.

Meski demikian, keberadaan flyover dinilai telah membantu kelancaran arus lalu lintas, terutama saat arus Natal dan Tahun Baru.

Rekor Pertemuan Persib Bandung vs Persija Jakarta: Rivalitas Panjang Sarat Gengsi

“Semalam saya lihat separuh jalur masih ditutup karena kelengkapan jalan belum selesai. Namun sejauh ini keberadaan flyover sudah banyak membantu, khususnya saat arus Natal dan Tahun Baru,” ujar Farhan, Senin (5/1/2026).

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota Bandung juga menerima sejumlah masukan dari masyarakat, salah satunya terkait kebutuhan akses penyeberangan bagi pejalan kaki di kawasan tersebut.

Warga mengusulkan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) untuk melintasi jalur kereta api di sekitar Flyover Nurtanio.

“Alhamdulillah, ada beberapa masukan dari warga. Mereka mengusulkan agar dibangun jembatan penyeberangan. Itu akan kami pertimbangkan,” katanya.

Meski demikian, Farhan menjelaskan bahwa pembangunan JPO di lokasi tersebut tidak mudah karena menghadapi kendala teknis.

JPO harus dibangun sejajar dengan flyover agar dapat melintasi jalur kereta api, sehingga membutuhkan ketinggian yang cukup ekstrem.

“Persoalannya, ketinggiannya sangat tinggi karena harus sejajar dengan flyover. JPO-nya harus benar-benar bisa menyeberangi jalur kereta api,” jelas Farhan.

, lanjut Farhan, akan mengkaji lebih lanjut usulan tersebut dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, teknis, serta kebutuhan warga sekitar.

Exit mobile version