KORANMANDALA.COM –Menjelang berakhirnya masa libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), aktivitas lalu lintas di sejumlah wilayah Jawa Barat mulai mengalami peningkatan signifikan.
Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan masyarakat yang kembali ke daerah asal, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengerahkan 15 ribu personel guna mengawal puncak arus balik.
Ribuan personel tersebut disebar secara strategis di berbagai titik rawan kepadatan, mulai dari ruas jalan tol, jalur arteri, jalur lintas provinsi, hingga kawasan wisata yang masih dipadati pengunjung di penghujung libur panjang.
Polda Jabar memprediksi pergerakan kendaraan akan terfokus pada jalur-jalur utama yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, pengamanan tidak hanya dilakukan di jalur utama, tetapi juga di akses alternatif dan destinasi wisata favorit.
Dalam pengaturan arus lalu lintas, kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas bersifat situasional, seperti penerapan sistem satu arah (one way) dan contra flow, yang akan diberlakukan apabila volume kendaraan melebihi kapasitas jalan.
Selain itu, petugas di lapangan juga disiagakan untuk merespons cepat berbagai kendala yang berpotensi menghambat arus lalu lintas, seperti kecelakaan ringan, kendaraan mogok, maupun pelanggaran lalu lintas.
Sejumlah wilayah menjadi perhatian khusus, di antaranya jalur Puncak Bogor, kawasan Lembang, serta jalur Pantai Utara (Pantura) dan Pantai Selatan (Pansela) Jawa Barat. Kehadiran aparat di titik-titik tersebut diharapkan mampu menekan kepadatan sekaligus meningkatkan disiplin berlalu lintas.
Polda Jabar juga mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan, mengingat kondisi fisik pengendara pascalibur panjang cenderung menurun akibat kelelahan.
Meski pengamanan dilakukan secara masif, kepolisian menegaskan bahwa kelancaran arus balik sangat bergantung pada kesadaran dan kedisiplinan pengguna jalan. Masyarakat diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan secara bijak untuk menghindari penumpukan kendaraan pada jam-jam tertentu.
Dengan kesiapan ribuan personel yang berjaga selama 24 jam, Polda Jabar berharap arus balik Nataru di wilayah Jawa Barat dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat kembali ke aktivitas sehari-hari tanpa hambatan berarti.
