KORANMANDALA.COM – Arus balik pascalibur panjang mencapai puncaknya di sejumlah jalur utama Kabupaten Garut yang mengarah ke Bandung pada Minggu (4/1/2026). Kepadatan kendaraan terjadi sejak pagi hingga malam hari.
Untuk mengurai kemacetan, Polres Garut melalui Satuan Lalu Lintas menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup atau one way sebanyak 18 kali secara situasional.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan penerapan one way dilakukan berdasarkan peningkatan volume kendaraan di lapangan.
Head to Head Persik Kediri vs Persib Bandung : Maung Bandung Mendominasi ?
“Pagi hari one way diberlakukan dari arah barat ke timur. Sementara siang hingga malam hari dilakukan dari arah timur ke barat untuk mengakomodasi arus balik menuju Bandung,” kata Aang.
Menurutnya, lonjakan kendaraan didominasi kendaraan pribadi dan sepeda motor yang kembali ke wilayah Bandung dan sekitarnya setelah libur panjang.
Polres Garut menurunkan gabungan personel dari Satlantas, Sat Samapta, dan Polsek jajaran di sejumlah titik rawan kemacetan. Petugas melakukan pengaturan lalu lintas, penjagaan, serta memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta memastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima, terutama bagi yang melakukan perjalanan jarak jauh pada malam hari.
Dengan penerapan rekayasa lalu lintas tersebut, Polres Garut berharap arus balik dapat berjalan lebih lancar serta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga.
