KORANMANDALA.COM –Tawa anak-anak dan langkah kaki keluarga berpadu sejak pagi di kawasan Bandung Zoo, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jumat (2/1/2026).
Sejak matahari belum tinggi, antrean pengunjung sudah mengular di pintu masuk kebun binatang, menandai tingginya antusiasme warga memanfaatkan momen libur sekolah.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah berdatangan, sebagian besar membawa anak-anak. Bagi banyak keluarga, Bandung Zoo menjadi pilihan wisata yang bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang belajar mengenal satwa secara langsung.
Wisata Bandung Meledak Saat Nataru, Kunjungan Tembus 4,5 Juta Orang dalam 10 Hari
Padatnya arus pengunjung membuat petugas dari Polrestabes Bandung diterjunkan untuk membantu pengamanan dan pengaturan masuk. Melalui pengeras suara, petugas secara berkala mengingatkan pengunjung agar tetap tertib, menjaga keselamatan anak-anak, serta mengikuti aturan selama berada di area wisata.
Pada masa libur sekolah kali ini, pengelola Bandung Zoo bersama Pemerintah Kota Bandung memberlakukan kebijakan tiket masuk gratis. Sebagai gantinya, pengunjung diajak berpartisipasi melalui donasi sukarela berupa sayuran yang nantinya digunakan sebagai pakan satwa.
Kebijakan tersebut disambut hangat masyarakat. Banyak orang tua mengaku terbantu karena dapat mengajak anak berwisata tanpa beban biaya besar.
“Senang banget. Anak-anak bisa lihat langsung hewan-hewan yang biasanya cuma mereka lihat di buku atau video,” ujar Nida, salah seorang pengunjung yang datang bersama keluarganya. Menurutnya, kebijakan gratis masuk membuat wisata edukatif lebih terjangkau bagi semua kalangan.
Hal serupa dirasakan Rini, pengunjung lain yang memanfaatkan libur sekolah untuk berkumpul bersama keluarga. Ia menilai sistem donasi pakan satwa sebagai langkah positif.
“Daripada bayar tiket mahal, mending bawa sayur buat hewan. Anak-anak juga jadi belajar soal berbagi dan peduli sama satwa,” katanya.
Di dalam area kebun binatang, sejumlah kandang tampak ramai dikerumuni pengunjung. Harimau, jerapah, gajah, hingga orang utan menjadi satwa favorit yang paling sering menjadi tujuan anak-anak dan orang tua untuk berfoto dan belajar bersama.
Meski digratiskan, pengelola tetap memberlakukan pembatasan operasional demi kenyamanan dan keselamatan. Jam kunjungan dibatasi hingga pukul 13.00 WIB, seiring lonjakan jumlah pengunjung selama libur panjang.
Pengelola mencatat, kebijakan tiket gratis dengan sistem donasi ini rencananya akan terus diberlakukan hingga 4 Januari 2026. Masyarakat pun diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan lingkungan, serta mematuhi aturan yang berlaku.
Di tengah keterbatasan ekonomi dan mahalnya biaya wisata, Bandung Zoo hari itu menjadi lebih dari sekadar tempat rekreasi. Ia menjelma ruang kebersamaan, tempat anak-anak belajar mencintai satwa, dan orang tua menikmati kebahagiaan sederhana: melihat senyum anak-anak tanpa harus menguras kantong.
