ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok dan sayuran di Kota Bandung mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, kondisi tersebut belum sepenuhnya membawa angin segar bagi pedagang karena daya beli masyarakat justru menurun.
Salah seorang pedagang sayuran, Wida, mengungkapkan penurunan harga sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. Namun, kondisi pasar masih terbilang sepi pembeli.
“Harga sayuran memang sudah turun, tapi pembeli berkurang. Sudah tiga hari ini,” kata Wida, Rabu (31/12/2025).
ADVERTISEMENT
Pantau Pasar Kosambi, Farhan Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Masih Terkendali
Ia merinci, harga cabai merah dan cabai cengek kini berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, bawang merah Rp40 ribu, sementara cabai rawit turun menjadi Rp60 ribu per kilogram. Menurutnya, melimpahnya pasokan menjadi faktor utama penurunan harga.
Untuk menyiasati sepinya pembeli, Wida mengaku memperluas jaringan penjualan dengan menyuplai kebutuhan ke restoran, rumah makan, katering, hingga hotel.
“Solusinya saya suplai ke restoran, rumah makan, katering, hotel, dan MBG,” ucapnya.
Sementara itu, dari sisi konsumen, penurunan harga disambut positif. Salah seorang pembeli, Retno, berharap tren harga murah ini dapat bertahan hingga momen Lebaran.
“Harga kebutuhan sekarang pada turun. Mudah-mudahan bisa konsisten sampai Lebaran. Sembako, sayuran, dan bahan pokok semoga tetap stabil,” ujarnya.
Sedangkan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurrudin, memastikan kondisi ketersediaan dan harga bahan pokok di Kota Bandung masih relatif aman dan terkendali.
“Alhamdulillah, tahun ini kami cukup sering melakukan pemantauan. Terakhir pada 16 Desember bersama Pak Wali Kota dan Direktur Utama Bulog, dan hari ini kami pantau kembali. Hasilnya, ketersediaan dan harga masih stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan,” kata Ronny.
Ronny menjelaskan, sejumlah komoditas memang bersifat fluktuatif, seperti ayam dan sayuran. Namun secara umum, harga masih dalam kondisi terkendali.
“Beras masih stabil, ketersediaannya aman. Komoditas sayuran, termasuk cabai, justru mengalami penurunan. Cabai rawit yang sebelumnya di angka Rp100 ribu per kilogram, sekarang turun menjadi sekitar Rp60 ribu meskipun cuaca masih hujan,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






