KORANMANDALA.COM – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung menggelar doa bersama lintas agama. Kegiatan ini menjadi simbol persatuan sekaligus ikhtiar spiritual untuk menjaga keselamatan dan kedamaian Kota Bandung.
Doa bersama tersebut dihadiri oleh para tokoh lintas agama, pemuka masyarakat, serta unsur Forkopimda. Beragam latar belakang keyakinan menyatu dalam suasana khidmat, memanjatkan doa bagi ketertiban dan keamanan kota menjelang malam pergantian tahun.
Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang refleksi atas perjalanan Kota Bandung sepanjang 2025, sekaligus harapan bersama agar tahun yang akan datang membawa keberkahan dan kebaikan bagi seluruh warga.
PLN UP3 Bandung Ikuti Apel dan Doa Bersama Siaga Pengamanan Listrik Nataru 2025–2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan doa akhir tahun telah menjadi tradisi penting yang terus dijaga sebagai bentuk kebersamaan dan penguatan nilai kebangsaan.
“Dari tempat inilah kita bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan Kota Bandung, khususnya di momen pergantian tahun. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama kita,” ujar Farhan.
Menurutnya, doa yang dipanjatkan secara bersama-sama mencerminkan semangat persatuan dan komitmen menjaga harmoni di tengah keberagaman. Kolaborasi lintas agama dinilai menjadi fondasi kuat dalam menciptakan kota yang damai dan toleran.
“Kolaborasi ini bisa menjadi fondasi yang kuat dan menciptakan kota yang damai dan toleransi tinggi,” pungkasnya.
