Jumat, 27 Februari 2026 1:06

KORANMANDALA.COM Aksi jalanan kembali terjadi di Kota . Seorang pemuda berinisial MDA (19) diamankan polisi setelah diduga menyabet seorang pedagang buah menggunakan senjata tajam di Jalan Terusan Margacinta, Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu, Minggu (28/12/2025) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, saat korban tengah menata dagangan buahnya di pinggir jalan. Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku datang bersama seorang rekannya dan meminta uang secara paksa kepada korban. Permintaan itu ditolak.

“Karena permintaan uang tersebut tidak dipenuhi, pelaku sempat meninggalkan lokasi,” ujar Kapolsek Buahbatu Kompol Rezky Kurniawan, Senin (29/12/2025).

Diserbu Warga Saat Nataru, Kebun Binatang Bandung Dibuka Gratis Secara Terbatas

Namun, situasi justru berujung lebih brutal. Tak berselang lama, pelaku kembali ke lokasi dengan membawa senjata tajam jenis pedang samurai, lalu melakukan pembacokan ke arah korban.

“Pelaku kembali sambil membawa senjata tajam dan langsung melakukan pembacokan,” kata Rezky.

Akibat insiden tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka sabetan dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Warga sekitar yang panik segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Petugas Polsek Buahbatu yang menerima laporan bergerak cepat dan mengamankan pelaku tidak jauh dari lokasi kejadian. Dari tangan pelaku, polisi menyita sebilah samurai pendek yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan dan kasusnya ditangani Unit Reskrim Polsek Buahbatu,” ujar Rezky.

Polisi menyatakan akan menindak tegas segala bentuk kejahatan jalanan, terutama yang mengancam keselamatan masyarakat kecil seperti pedagang kaki lima. Aparat juga mengimbau warga agar tidak ragu melapor jika menemukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kasus ini kembali menyoroti meningkatnya aksi kekerasan jalanan yang melibatkan anak muda, sekaligus memunculkan kekhawatiran soal keamanan ruang publik di Kota Bandung, khususnya pada malam hari. Penanganan tegas dan langkah pencegahan dinilai mendesak agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Koranmandala.com

Exit mobile version