Pengelola juga mengimbau pengunjung untuk menjaga kebersihan dan tidak memberi pakan satwa sembarangan, mengingat kebun binatang juga berfungsi sebagai ruang terbuka hijau kota.
“Silakan nikmati Kebun Binatang Bandung secara gratis. Kalau mau donasi kami persilakan, tapi mohon jaga kebersihan dan jangan memberi pakan satwa sembarangan,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung, Gina Nurazizah, mengaku sengaja datang bersama keluarga karena prihatin dengan kondisi kebun binatang dan satwa di dalamnya.
“Saya datang ke sini karena kasihan. Apalagi saya lihat di YouTube katanya banyak satwa yang kekurangan pakan,” tuturnya.
Ia mengaku hanya membeli pakan sebagai bentuk dukungan, sekaligus memanfaatkan libur akhir tahun untuk berwisata bersama keluarga.
“Karena gratis, jadi saya cuma bayar pakan saja. Mumpung libur Natal dan Tahun Baru, sekalian liburan bareng keluarga,” katanya.
Gina berharap pemerintah dapat turun tangan membantu pengembangan Kebun Binatang Bandung ke depan, mengingat perannya yang penting sebagai sarana edukasi bagi anak-anak.
“Harapannya kebun binatang ini bisa dibantu pemerintah dan dikembangkan kembali. Ini penting untuk ilmu pengetahuan anak-anak,” ujarnya.
Ia juga mengaku sedih melihat kondisi beberapa satwa yang dinilai masih membutuhkan perhatian lebih.
“Sedih, apalagi banyak satwa yang masih kecil. Saya dengar juga karyawan sampai menyisihkan gaji untuk pakan satwa, itu sangat menyentuh,” pungkasnya.
