ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) tetap dibuka untuk masyarakat sebagai ruang terbuka hijau (RTH) publik, meski operasional wisata berbayar belum diberlakukan. Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di tengah perhatian publik terhadap kondisi satwa di Bandung Zoo.
Farhan menyebut, Kementerian Kehutanan telah menunjukkan komitmen nyata dengan mulai menyalurkan pakan bagi satwa sejak beberapa hari terakhir. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesejahteraan satwa tetap terjaga selama proses pembenahan berlangsung.
“Yang paling penting, satwa tetap mendapatkan pakan yang baik dari Kementerian Kehutanan. Kebun binatang ini juga tetap dipertahankan sebagai ruang terbuka hijau untuk publik,” kata Farhan, Senin (29/12/2025).
ADVERTISEMENT
Meski Ditutup, Warga Tetap Datangi Kebun Binatang Bandung Demi Kepedulian Satwa
Ia menegaskan, masyarakat tetap diperbolehkan datang dan memanfaatkan area kebun binatang karena fungsinya sebagai ruang terbuka hijau. Namun, hingga saat ini belum ada operasional penjualan tiket masuk.
“Belum ada operasionalisasi menggunakan tiket, karena kami masih menyelesaikan berbagai persoalan manajemen,” jelasnya.
Farhan juga mengungkapkan adanya kesepakatan antara Pemerintah Kota Bandung dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat terkait masa depan Bandung Zoo. Kesepakatan tersebut mencakup tiga poin utama, yakni mempertahankan Bandung Zoo sebagai ruang terbuka hijau publik, menjamin ketersediaan pakan satwa oleh Kementerian Kehutanan, serta memastikan kesejahteraan karyawan.
“Berdasarkan data yang ada, Pemerintah Kota Bandung akan meng-cover biaya operasional para karyawan yang bekerja di sana,” ujarnya.
Ke depan, Pemkot Bandung akan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat untuk menjaga dan mengelola Kebun Binatang Bandung sebagai ruang terbuka hijau publik yang berkelanjutan.
Di sisi lain, kondisi tersebut mengundang empati masyarakat. Salah seorang pengunjung, Gina Nurazizah (24), warga Buah Batu, Kota Bandung, mengaku mengetahui kondisi Bandung Zoo dari media sosial.
“Saya tahu dari media sosial. Banyak juga video di YouTube yang memperlihatkan kondisi satwa,” ujar Gina.
Ia mengatakan, kehadirannya bersama keluarga bukan semata untuk berwisata, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap satwa.
“Datang ke sini karena sayang. Kebetulan juga momen liburan akhir tahun, Natal dan Tahun Baru. Masuknya gratis, saya hanya bayar pakan saja untuk disumbangkan,” katanya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






