KORANMANDALA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan Alun-alun Bandung tetap menjadi pusat keramaian yang aman dan nyaman bagi warga maupun wisatawan selama libur akhir tahun. Sejumlah penyesuaian operasional dan penataan kawasan terus dilakukan, seiring meningkatnya jumlah pengunjung ke jantung Kota Bandung tersebut.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Luthfi Firdaus, menyampaikan operasional Alun-alun Bandung saat ini masih dibatasi hingga pukul 19.00 WIB.
“Untuk operasional Alun-alun, saat ini dibuka sampai jam tujuh malam. Selanjutnya masih akan ada penyesuaian, terutama terkait infrastruktur yang baru,” kata Luthfi, Minggu (28/12/2025).
Alun-alun Bandung Siap Dibuka Kembali Usai Empat Bulan Revitalisasi
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan sejumlah area di sekitar Alun-alun masih dijaga ketat karena proses serah terima infrastruktur belum sepenuhnya selesai. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan fasilitas yang baru dibangun.
“Area luar masih kita jaga karena belum serah terima. Kita khawatir rusak lagi,” kata Farhan.
Namun, Farhan memberikan instruksi langsung agar beberapa titik strategis segera dibersihkan dan dirapikan, mengingat tingginya kunjungan masyarakat.
“Saya minta yang di bawah Jembatan Asia Afrika, terutama area JPO yang ada tulisannya, itu harus sudah dibersihkan karena banyak orang datang ke sana,” tegasnya.
Tak hanya itu, Farhan juga menyoroti kondisi ikon bola dunia bertuliskan Asia Afrika di kawasan Alun-alun yang dinilai mulai mengalami kerusakan.
“Yang di Alun-alun ada bola dunia bertuliskan Asia Afrika, tolong dirapikan dan dibersihkan. Banyak hurufnya yang sudah mulai rusak, ini harus selesai sebelum tahun baru,” ujarnya.
Menurutnya, Alun-alun Bandung diharapkan menjadi pusat keramaian yang menyenangkan bagi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Ia juga mengaku potensi kemacetan di sejumlah titik wisata tidak dapat dihindari.
“Kalau kemacetan memang di titik-titik wisata, itu tidak bisa dihindari,” ucapnya.
Meski demikian, Pemkot Bandung berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan pengguna jalan.
“Yang paling penting, kita utamakan keselamatan supaya tidak ada kecelakaan. Ini kita jaga sama-sama,” ujarnya.
Farhan pun menyampaikan apresiasi kepada para wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung.
“Terima kasih untuk para pengunjung Kota Bandung yang telah datang,” katanya.
Terkait perayaan malam pergantian tahun, Farhan menegaskan bahwa Pemkot Bandung mengikuti arahan Kapolri dan Gubernur Jawa Barat dengan tidak menggelar pesta petasan maupun kembang api.
“Sesuai arahan Kapolri dan Gubernur Jawa Barat, tidak akan ada petasan dan kembang api,” pungkasnya.
