Kamis, 26 Februari 2026 22:10

KORANMANDALA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Stadion Siliwangi, Minggu (28/12/2025). Kegiatan yang dipimpin langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan ini diikuti sekitar 950 peserta dari berbagai unsur, mulai dari komunitas, organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, Polri, hingga para penggiat olahraga.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan simbol kepedulian warga Kota Bandung dalam menutup akhir tahun sekaligus bentuk rasa syukur atas capaian Bandung yang kini berada di puncak klasemen liga nasional.

“Alhamdulillah, pagi hari ini adalah salah satu bentuk simbol dari warga Kota Bandung di akhir tahun yang melakukan bersih-bersih bersama,” kata Farhan.

Cari Jersey Persib Bandung Edisi Beberapa Musim, di Sini Tempatnya

Ia menjelaskan, Stadion Siliwangi dipilih karena memiliki nilai sejarah panjang bagi Kota Bandung, khususnya sebagai tempat lahirnya klub kebanggaan Persib Bandung.

“Stadion Siliwangi ini memiliki sejarah panjang dari lahirnya klub kebanggaan Kota Bandung, Persib, yang semalam sudah resmi berada di posisi puncak,” ucapnya.

Farhan berharap prestasi Persib dapat terus dipertahankan dan menjadi kebanggaan warga Bandung.

“Mudah-mudahan Persib bisa terus berada di puncak dan ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur kita bahwa Persib akan selalu berjaya di liga nasional,” ujaenya.

Selain nilai historis, Farhan menegaskan bahwa Stadion Siliwangi kini telah berkembang menjadi kawasan wisata olahraga terpadu atau integrative sport tourism. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki fasilitas olahraga yang sangat lengkap.

“Di sini ada sepak bola, lari, golf, renang, padel, bowling, fitness, tenis, bulu tangkis, squash, basket, semuanya ada. Bahkan ada tempat kuliner, pameran, sampai hotel,” jelas Farhan.

Ia pun menyebut akan melaporkan perkembangan kawasan Stadion Siliwangi kepada Pangdam, karena secara faktual telah menjadi salah satu destinasi wisata utama di Kota Bandung.

“Secara faktual Stadion Siliwangi ini sudah menjadi wisata olahraga terpadu dan salah satu tujuan wisata utama di Kota Bandung,” tegasnya.

Sementara itu, Darto menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih melibatkan banyak pihak dan mencakup berbagai aspek penataan lingkungan.

“Kurang lebih ada 950 peserta yang ikut hari ini, mulai dari komunitas, OPD, TNI, Polri, hingga penggiat olahraga,” kata Darto.

Menurutnya, aksi bersih-bersih meliputi pembersihan sampah, trotoar, drainase, rambu lalu lintas, hingga pemangkasan ranting dan pepohonan yang dinilai rawan tumbang.

“Kami juga melakukan pengecatan marka jalan, membersihkan rambu lalu lintas, trotoar, dan drainase di sekitar Stadion Siliwangi,” ujarnya.

Terkait pengelolaan sampah selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Darto menyebut volume sampah diperkirakan meningkat signifikan.

“Pada momen Nataru, volume sampah bisa meningkat hingga 1.800 ton per hari,” ungkapnya.

Meski demikian, ia memastikan pengangkutan dan pengolahan sampah tetap berjalan aman.

“Pengangkutan aman dan pengolahan juga meningkat. Saat ini kapasitas pengolahan kita sudah mencapai 325 ton per hari,” katanya.

Ia menegaskan, kegiatan serupa akan terus didorong menjadi agenda rutin di berbagai wilayah Kota Bandung.

“Stadion Siliwangi ini kawasan ikonik dan pusat wisata olahraga, jadi ini tempat yang tepat untuk menunjukkan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya petugas,” pungkasnya.

KoranMandala.com

Exit mobile version