ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Korban penipuan emas yang melibatkan oknum pengemudi ojek online, Engkim Yoso Utomo (68), mengungkapkan dirinya telah bertemu langsung dengan pelaku beserta keluarganya dalam proses mediasi yang digelar di Polsek Sukajadi, Kota Bandung, pada Jumat (26/12/2025).
Pertemuan itu menjadi momen emosional bagi Engkim. Sekitar enam orang dari keluarga pelaku datang ke kantor polisi, termasuk istri pelaku, untuk menemui dirinya dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Keluarga pelaku diketahui berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah.
Di hadapan polisi dan keluarga pelaku, Engkim memilih mengambil sikap memaafkan secara pribadi. Ia mengaku tidak ingin menyimpan dendam, meski peristiwa yang dialaminya meninggalkan luka fisik dan trauma mendalam.
ADVERTISEMENT
Kronologi Lengkap Versi Korban: Modus Penipuan Emas oleh Oknum Ojol di Sukajadi Bandung
“Soal maaf, secara pribadi saya sudah memaafkan. Mereka juga sempat memeluk saya secara kekeluargaan,” ujar Engkim saat dikonfirmasi.
Namun demikian, Engkim menegaskan bahwa sikap memaafkan tersebut tidak berarti menghentikan proses hukum. Ia sepenuhnya menyerahkan penanganan perkara kepada aparat kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.
Engkim mengaku tidak memahami persoalan hukum secara mendalam. Sebagai pedagang kaki lima yang sehari-hari mencari nafkah secara sederhana, ia memilih mempercayakan keadilan kepada negara.
“Kalau masalah hukum, saya serahkan ke aparat. Saya orang kecil, pedagang kaki lima, enggak paham hukum. Jadi semuanya saya serahkan ke pihak yang berwenang,” tegasnya.
Bagi Engkim, pertemuan itu menjadi penutup emosional dari peristiwa kelam yang menimpanya. Meski telah memaafkan, ia berharap proses hukum tetap berjalan agar kejadian serupa tidak kembali menimpa orang lain, khususnya pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari kepercayaan pelanggan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






