ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Aktivitas penumpang di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, mengalami peningkatan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriadi, mencatat lonjakan jumlah penumpang meski masih tergolong terkendali.
“Selama masa libur Nataru ini, jumlah penumpang yang diberangkatkan tercatat sebanyak 1.833 orang dengan 106 armada. Angka ini naik sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Asep, Jumat (26/12/2025).
Selain keberangkatan, arus kedatangan penumpang juga terpantau cukup ramai di Terminal Cicaheum.
ADVERTISEMENT
Alih Fungsi Terminal Cicaheum, Pengelola Pastikan Operasional Normal.
“Untuk penumpang yang tiba, jumlahnya mencapai 839 orang dengan 110 armada. Ini menunjukkan mobilitas masyarakat selama libur panjang cukup tinggi,” katanya.
Asep menyebut, pihak terminal terus melakukan pemantauan harian untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang, terutama menjelang puncak arus libur.
“Setiap hari kami siaga. Kalau terjadi penumpukan penumpang, kami sudah menyiapkan armada cadangan,” ucapnya.
Menurut Asep, Terminal Cicaheum bekerja sama dengan Perum Damri untuk menyediakan 10 unit armada bantuan.
“Armada cadangan ini sudah kami ramp check semuanya. Jadi kalau sewaktu-waktu dipakai, kondisinya aman dan siap operasional,” tegasnya.
Ia mengaku, kendala sempat terjadi akibat faktor cuaca. “Kemarin sempat hujan dan itu berdampak pada keterlambatan perjalanan. Tapi alhamdulillah, seluruh penumpang tetap bisa kami layani dengan baik,” ucapnya.
Untuk menunjang kenyamanan penumpang, pihak terminal juga melakukan penambahan fasilitas. “Kami menambah ruang tunggu sementara berupa tenda, supaya penumpang tetap nyaman meskipun terjadi kepadatan,” ujarnya.
Dari sisi keamanan, Terminal Cicaheum memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian. “Kami bekerja sama dengan kepolisian melalui patroli keliling dan pos pengamanan di area terminal untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ungkapnya.
Tak hanya itu, perhatian juga diberikan pada aspek kesehatan. “Kami menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi pengemudi maupun penumpang yang merasa kurang fit. Ini kami lakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung,” kata Asep.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






