KORANMANDALA.COM – Anggota DPRD Kota Bandung Komisi III, AA Abdul Rozak, mengingatkan seluruh pihak, baik wisatawan maupun warga Kota Bandung, untuk bersama-sama menjaga ketertiban, khususnya terkait persoalan sampah dan lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menurut AA Abdul Rozak, peningkatan jumlah wisatawan dipastikan akan berdampak pada lonjakan volume sampah di Kota Bandung. Oleh karena itu, persoalan persampahan harus menjadi perhatian serius.
“Kami di Komisi III sudah beberapa kali rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membahas persoalan sampah. Saat libur Nataru ini, sampah pasti meningkat dan berpotensi menggunung. Ini harus benar-benar diantisipasi agar Bandung tidak menjadi lautan sampah,” ujar ketua Fraksi PKB tersebut.
AA Abdul Rozak Sambut Wisatawan Nataru: Nikmati Bandung, Kami Siap Beri Pelayanan Terbaik
Ia menegaskan, DLH Kota Bandung telah menyiapkan skema penanganan sampah selama libur Nataru. Namun, keberhasilan pengelolaan tersebut juga sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dan wisatawan.
“Wisatawan juga harus benar-benar memperhatikan ketertiban persampahan selama berwisata. Buang sampah pada tempatnya, patuhi aturan, karena kebersihan kota ini tanggung jawab bersama,” katanya.
Selain sampah, AA Abdul Rozak juga menyoroti potensi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi saat libur panjang. Ia menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
“Kami sudah ngobrol dengan Dishub dan Polrestabes. Petugas akan ditempatkan di titik-titik wisata dan jalur rawan macet. Bahkan mereka sudah menyiapkan skema Plan A dan Plan B jika terjadi kemacetan,” jelasnya.
Ia pun mengimbau wisatawan agar tidak ragu berkomunikasi dengan petugas di lapangan, baik petugas Dishub maupun kepolisian, jika membutuhkan bantuan selama perjalanan.
“Petugas akan berjaga untuk memastikan lalu lintas tetap tertib dan perjalanan wisatawan berjalan aman serta nyaman,” ucapannya.
