ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Momentum perayaan Natal 2025 tidak hanya dimaknai sebagai perayaan iman, tetapi juga menjadi ajang berbagi kepedulian terhadap sesama. Gereja Katolik Katedral, Kota Bandung, menunjukkan empati dan solidaritasnya dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh.
Perwakilan Pastoran Gereja Katolik Katedral, Fr Marchelino Joshua, menjelaskan semangat berbagi pada Natal tahun ini diwujudkan melalui rasa simpati dan bela rasa kepada para korban bencana alam. Menurutnya, perhatian gereja tidak hanya berhenti pada doa, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata.
“Pada perayaan Natal ini, kami mengedepankan rasa simpati kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera dan Aceh. Bentuknya adalah empati dan solidaritas kemanusiaan,” katanya.
ADVERTISEMENT
Untuk bantuan yang bersifat materiil, Fr Marchelino menyebutkan Gereja Katolik Katedral memiliki lembaga khusus bernama Caritas Kusuman Bandung. Melalui lembaga tersebut, gereja menghimpun dan menyalurkan bantuan kepada para korban bencana sesuai dengan kebutuhan yang ada.
“Melalui Caritas Kusuman Bandung, kami menyalurkan apa yang bisa kami bantu sebagai bentuk bela rasa kepada mereka yang terdampak bencana. Bantuan ini sudah kami kirimkan bahkan sebelum perayaan Natal berlangsung,” ujarnya.
Ia menegaskan, penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara terpisah dari rangkaian perayaan Natal. Hal ini dilakukan agar bantuan dapat segera diterima oleh para korban dan tepat sasaran, tanpa harus menunggu momen perayaan keagamaan.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Gereja Katolik Kusuman Bandung berharap semangat Natal dapat dirasakan secara nyata oleh mereka yang sedang menghadapi masa sulit, sekaligus meneguhkan nilai kasih, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama tanpa memandang perbedaan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






