Daerah

Encep Gani Sugandi Kembali Pimpin MASKI Jabar Periode Kedua, Tekankan Profesionalisme dan Integritas

KORANMANDALA.COM – Encep Gani Sugandi kembali terpilih sebagai Ketua Koordinator Wilayah Masyarakat Ahli Survei Kadaster Indonesia (MASKI) Jawa Barat untuk periode kedua. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan profesionalisme dan integritas.

Saat dihubungi pada Rabu (24/12/2025), Encep mengatakan, terpilihnya kembali dirinya bukan sekadar kelanjutan jabatan, melainkan kesempatan untuk menyempurnakan berbagai agenda organisasi yang belum tuntas pada periode sebelumnya.

“Saya memaknai terpilih kembali ini sebagai amanah dan kepercayaan bahwa arah kepemimpinan sebelumnya berada di jalur yang benar, namun masih perlu diperbaiki, diperdalam, dan dituntaskan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

MASKI Jawa Barat Gelar MUSKOMWIL, Perkuat Legalitas dan Regenerasi Kepemimpinan

Encep mengungkapkan, salah satu hasil evaluasi pada periode pertama adalah belum meratanya penguatan kapasitas profesional Surveyor Kadaster Berlisensi. Hal itu mencakup pemahaman regulasi, penerapan standar teknis, hingga kesiapan menghadapi transformasi digital di bidang pertanahan.

Memasuki periode kedua, ia menetapkan sejumlah program prioritas, di antaranya peningkatan kompetensi berkelanjutan melalui pelatihan tematik seperti Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB), Peta Layanan Mandiri (PLM), digital cadastre, serta penguatan quality control pengukuran. Selain itu, Encep juga mendorong standardisasi praktik kerja surveyor guna memastikan kualitas hasil pengukuran yang seragam dan dapat dipertanggungjawabkan.

“KJSB harus diperkuat bukan hanya sebagai wadah administratif, tetapi juga sebagai pusat pembinaan profesional, etika, dan mutu layanan,” tegasnya.

Terkait integritas dan kepercayaan publik, Encep menekankan pentingnya penegakan kode etik profesi secara konsisten, penguatan pembinaan anggota, serta pembangunan budaya kerja yang transparan dan bertanggung jawab.

“Integritas adalah modal utama profesi. MASKI harus tegas menjaga marwah profesi, sekaligus melindungi anggota yang bekerja sesuai aturan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Encep berharap seluruh anggota MASKI Jawa Barat terus menjaga soliditas organisasi, terbuka terhadap inovasi, serta mengutamakan kepentingan profesi dan pelayanan publik.

“MASKI harus tumbuh menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, solid secara internal, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, dan berkeadilan,” pungkasnya.

KoranMandala.com

Published by

Recent Posts

Bed RSUD Garut Baru 1.183, Kebutuhan Ideal 2.900

KORAN MANDALA – Kapasitas pelayanan rumah sakit di Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar. Dengan jumlah…

28 menit ago

Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung

KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…

1 jam ago

Hendak ke Masjid, Motor Warga Malangbong Raib Dicuri

KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…

3 jam ago

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

3 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

4 jam ago

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kekerasan terhadap Rombongan Persib U-18

KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…

5 jam ago