Kamis, 26 Februari 2026 15:13

KORANMANDALA.COMEncep Gani Sugandi kembali terpilih sebagai Ketua Koordinator Wilayah Masyarakat Ahli Survei Kadaster Indonesia () untuk periode kedua. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan profesionalisme dan integritas.

Saat dihubungi pada Rabu (24/12/2025), Encep mengatakan, terpilihnya kembali dirinya bukan sekadar kelanjutan jabatan, melainkan kesempatan untuk menyempurnakan berbagai agenda organisasi yang belum tuntas pada periode sebelumnya.

“Saya memaknai terpilih kembali ini sebagai amanah dan kepercayaan bahwa arah kepemimpinan sebelumnya berada di jalur yang benar, namun masih perlu diperbaiki, diperdalam, dan dituntaskan,” ujarnya.

MASKI Jawa Barat Gelar MUSKOMWIL, Perkuat Legalitas dan Regenerasi Kepemimpinan

Encep mengungkapkan, salah satu hasil evaluasi pada periode pertama adalah belum meratanya penguatan kapasitas profesional Surveyor Kadaster Berlisensi. Hal itu mencakup pemahaman regulasi, penerapan standar teknis, hingga kesiapan menghadapi transformasi digital di bidang pertanahan.

Memasuki periode kedua, ia menetapkan sejumlah program prioritas, di antaranya peningkatan kompetensi berkelanjutan melalui pelatihan tematik seperti Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB), Peta Layanan Mandiri (PLM), digital cadastre, serta penguatan quality control pengukuran. Selain itu, Encep juga mendorong standardisasi praktik kerja surveyor guna memastikan kualitas hasil pengukuran yang seragam dan dapat dipertanggungjawabkan.

“KJSB harus diperkuat bukan hanya sebagai wadah administratif, tetapi juga sebagai pusat pembinaan profesional, etika, dan mutu layanan,” tegasnya.

Terkait integritas dan kepercayaan publik, Encep menekankan pentingnya penegakan kode etik profesi secara konsisten, penguatan pembinaan anggota, serta pembangunan budaya kerja yang transparan dan bertanggung jawab.

“Integritas adalah modal utama profesi. MASKI harus tegas menjaga marwah profesi, sekaligus melindungi anggota yang bekerja sesuai aturan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Encep berharap seluruh anggota MASKI Jawa Barat terus menjaga soliditas organisasi, terbuka terhadap inovasi, serta mengutamakan kepentingan profesi dan pelayanan publik.

“MASKI harus tumbuh menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, solid secara internal, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Exit mobile version