KORANMANDALA.COM – Gereja Katedral Bandung mematangkan berbagai persiapan menjelang perayaan Misa Malam Natal dan Hari Raya Natal 2025. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan khidmat di tengah tingginya animo umat yang hadir setiap tahun.
Humas Gereja Katedral Bandung, Ceacilia Amanda, menyampaikan persiapan telah dilakukan sejak sebulan terakhir melalui pembentukan panitia internal dan pembagian tugas di setiap seksi. Memasuki dua pekan menjelang Natal, koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai pihak eksternal.
“Sejak dua minggu sebelum Natal, kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian, pemerintah daerah, dan aparat wilayah, khususnya terkait pengamanan dan pengaturan lalu lintas,” kata Ceacilia saat ditemui di Gereja Katedral Bandung, Senin (22/12/2025).
Benda Diduga Bom Gegerkan Ruko Dekat Gereja GKPS Kosambi Bandung
Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah umat, pihak gereja menambah kapasitas tempat duduk secara signifikan. Dari kapasitas normal sekitar 2.000–2.500 orang, Gereja Katedral Bandung menyiapkan hingga 4.000 kursi, termasuk penambahan di area luar gereja yang dilengkapi tenda.
“Pada misa tertentu, terutama pukul 15.00 dan 18.00, jumlah umat bisa mencapai 5.000 orang. Karena itu kami siapkan kursi tambahan, termasuk kursi plastik di area sekitar gereja,” ucapnya.
Dari sisi keamanan, pengamanan telah diterapkan sejak Sabtu siang dengan sistem penjagaan bergilir. Sebanyak sembilan personel dikerahkan setiap 12 jam dan akan bertugas hingga 2 Januari 2026.
“Pengamanan dilakukan dengan pola shift. Setiap 12 jam ada sembilan personel yang berjaga. Kami juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah agar situasi tetap kondusif,” jelas Ceacilia.
Ia menambahkan, secara keseluruhan kesiapan sistem dan pengamanan telah mencapai sekitar 80 persen. Sementara itu, persiapan fisik seperti dekorasi, pemasangan tenda, dan fasilitas pendukung lainnya masih terus diselesaikan menjelang hari pelaksanaan.
