ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) tengah menyiapkan terobosan baru dalam pengelolaan ruang hijau dengan menghadirkan program KTP Pohon. Inovasi ini dirancang untuk mendata sekaligus mengidentifikasi seluruh pohon di Kota Bandung secara digital dan terintegrasi.
Melalui program tersebut, setiap pohon akan dipasangi barcode atau QR Code yang dapat dipindai oleh masyarakat. Dari hasil pemindaian, warga dapat mengakses beragam informasi penting, mulai dari jenis pohon, nama ilmiah, usia, tinggi, manfaat hingga kondisi kesehatannya.
Kepala UPTD Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP Kota Bandung, Roslina, menjelaskan bahwa KTP Pohon merupakan pengembangan dari data inventarisasi pohon yang selama ini telah dimiliki Pemkot Bandung.
ADVERTISEMENT
Bandung Luncurkan KTP Pohon: Cara Baru Mengenali dan Menjaga Pohon di Kota
“Secara data, kami sebenarnya sudah memiliki inventarisasi sekitar 60 ribu pohon. Program KTP Pohon ini tinggal mengintegrasikan data tersebut ke dalam sistem digital berbasis barcode. Saat ini kami masih fokus pada penyempurnaan informasi digital, terutama terkait keamanan data,” kata Roslina, Senin (22/12/2025).
Ia menyebut, dari puluhan ribu pohon yang telah terdata, sekitar 1.000 pohon sudah diidentifikasi secara detail, termasuk kondisi kesehatannya yang diklasifikasikan menjadi sehat, kurang sehat, dan tidak sehat.
“Untuk tahap awal, identifikasi 1.000 pohon berjalan cukup lancar. Implementasi secara menyeluruh akan dilakukan bertahap dan ditargetkan mulai berjalan tahun depan, setelah sistem digital benar-benar siap,” ucapnya.
Selain memudahkan pendataan, keberadaan KTP Pohon dinilai akan meningkatkan efektivitas pemeliharaan pohon kota. Data yang akurat memungkinkan petugas memantau kondisi pohon secara berkala dan menentukan kebutuhan perawatan dengan lebih tepat.
Tak hanya itu, program ini juga membuka ruang partisipasi publik. Warga dapat ikut mengawasi kondisi pohon di lingkungannya dengan memanfaatkan QR Code yang terpasang.
“Kami ingin masyarakat menjadi mitra dalam menjaga pohon kota. Jika ada pohon yang terlihat rusak atau kurang sehat, warga bisa memindai QR Code dan melaporkannya melalui sistem yang kami sediakan. Ini akan mempermudah koordinasi antara warga dan petugas di lapangan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






