Kamis, 26 Februari 2026 13:45

KORANMANDALA.COM Memasuki masa libur panjang Natal 2025 dan Tahun 2026, rawit merah di sejumlah pasar tradisional di Kota mulai mengalami penurunan. Jika sebelumnya harga cabai rawit merah mencapai harga Rp 120.000 per kilogram, saat ini turun di kisaran Rp 80.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang pasar, Iyah (70), mengatakan penurunan harga cabai dipengaruhi oleh pasokan yang mulai kembali normal. Penurunan harga tersebut terjadi secara bertahap dalam beberapa hari terakhir.

“Kemarin sempat mahal sampai seratus dua puluh ribu, sekarang sudah turun jadi delapan puluh ribu. Barangnya sekarang lebih banyak,” ujar Iyah, Sabtu (20/12/2025).

Libur Nataru Dimulai, Arus Kendaraan dari Luar Kota Padati GT Pasteur

Meski demikian, Iyah memprediksi harga cabai masih berpotensi berubah sewaktu-waktu, terutama jika terjadi lonjakan permintaan.

“Kalau pembeli ramai atau barang berkurang, harganya bisa naik lagi. Tapi sekarang alhamdulillah sudah agak turun,” tambahnya.

Selain cabai rawit merah, beberapa harga cabai jenis lainnya juga mengalami penurunan. Seperti cabai keriting merah yang semula Rp 80.000 menjadi Rp 70.000, cabai merah semula Rp 80.000 menjadi Rp 60.000, cabai hijau semula Rp 40.000 menjadi Rp 50.000.

Iyah menyebut pergerakan harga cabai masih cukup fluktuatif dan bergantung pada kondisi pasokan di pasaran.

Ia berharap harga cabai dapat terus stabil agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas jual beli di pasar berjalan normal.

Exit mobile version