ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Setelah sempat dihantui kekhawatiran kekosongan pakan, bantuan pakan satwa dari Kementerian Kehutanan akhirnya mulai disalurkan ke Kebun Binatang Bandung, Jumat (19/12/2025).
Sejak pagi hari, jajaran Pemkot Bandung bersama perwakilan Kementerian Kehutanan dan instansi terkait turun langsung mengecek kondisi riil pasokan pakan. Hasilnya, pakan satwa tercatat telah tiba di area kebun binatang sejak sekitar pukul 05.50 WIB dan langsung masuk ke dapur pengelolaan pakan.
Petugas kebun binatang yang menangani pemotongan dan distribusi pakan mengonfirmasi bahwa pasokan datang setiap hari dan proses pemberian pakan kepada satwa berjalan normal. Temuan ini sekaligus meredam kekhawatiran publik akan kembali terjadinya krisis pakan yang berpotensi mengancam kesejahteraan satwa.
ADVERTISEMENT
Kepala Bidang Inventarisasi Barang Milik Daerah BKAD Kota Bandung, Awal Haryanto, menyatakan mulai hari ini seluruh kebutuhan pakan satwa resmi menjadi tanggung jawab Kementerian Kehutanan, sebagaimana tertuang dalam berita acara kesepakatan yang kini tengah difinalisasi.
“Kami turun langsung karena ada informasi bahwa per hari ini seluruh pakan satwa ditanggung Kementerian Kehutanan. Kami ingin memastikan sendiri bahwa pakan benar-benar tersedia, bukan sekadar janji,” kata Awal.
Ia menegaskan, langkah pengecekan lapangan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Pemkot Bandung agar persoalan administrasi tidak lagi berdampak pada kondisi satwa.
Dalam pengecekan tersebut, Pemkot Bandung melibatkan berbagai pihak, mulai dari vendor penyedia pakan, BKSDA, hingga perwakilan Kementerian Kehutanan. Seluruh pihak memastikan bahwa distribusi pakan telah berjalan sesuai kebutuhan.
“Kami cek dari pintu depan sampai area pakan. Vendor kami konfirmasi, BKSDA dan perwakilan Kementerian Kehutanan juga menyatakan hal yang sama, mulai hari ini pakan disalurkan dan ditanggung kementerian,” jelasnya.
Dengan masuknya bantuan pakan ini, kekhawatiran akan terulangnya kondisi darurat pakan untuk sementara dapat ditepis. Namun Pemkot Bandung menyadari, persoalan kebun binatang tidak bisa hanya diselesaikan dengan solusi jangka pendek.
Pemantauan dan koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan, sembari menuntaskan proses administrasi kerja sama agar polemik serupa tidak kembali terjadi.
“Harapannya kondisi bisa kembali normal. Yang paling penting, kesehatan dan kesejahteraan satwa tidak lagi menjadi korban dari persoalan birokrasi,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






