Kamis, 26 Februari 2026 13:44

KORANMANDALA.COM –Pemerintah Kota (Pemkot) menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk mengurai potensi kepadatan lalu lintas selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Salah satu fokus utama adalah penataan di kawasan padat aktivitas yang kerap menjadi titik kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan pengelolaan parkir menjadi perhatian serius Pemkot Bandung guna menjaga kelancaran lalu lintas dan kenyamanan ruang publik.

Wali Kota Bandung Minta OPD Hadir Lebih Dini, Tertibkan Parkir Liar dan Jaga Ketertiban Ruang Publik

“Fokus kami memastikan parkir tertata dengan baik dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Kami menyiapkan kantong-kantong parkir resmi serta menurunkan petugas parkir dari Dishub, khususnya untuk parkir on the street,” ujar Rasdian, Kamis (18/12/2025).

Selain penempatan petugas, Dishub Kota Bandung juga memasang spanduk imbauan di sejumlah titik strategis sebagai pengingat bagi masyarakat agar memarkir kendaraan di lokasi resmi.

Rasdian menegaskan, masyarakat tidak perlu membayar parkir apabila tidak diberikan karcis resmi oleh petugas.

“Perlu kami tegaskan, apabila masyarakat tidak diberikan karcis parkir resmi, maka parkir tersebut gratis,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di pusat keramaian seperti kawasan Braga dan Asia Afrika, Pemkot Bandung memaksimalkan pemanfaatan kantong parkir alternatif.

Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain basement Alun-alun Bandung, eks Palaguna, serta sejumlah aset milik dinas di sekitar kawasan tersebut.

Langkah ini diambil guna menekan praktik parkir liar yang selama ini kerap menjadi pemicu kemacetan dan mengganggu kenyamanan pejalan kaki.

1 2

Koranmandala.com

Exit mobile version