KORANMANDALA.COM – Arus lalu lintas kendaraan dari arah Jalan Garuda menuju Jalan Pajajaran untuk sementara dialihkan melalui Flyover Nurtanio. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan menyusul masih berlangsungnya pekerjaan konstruksi di sisi kiri jalur bawah yang belum memungkinkan dilalui kendaraan secara aman.
Pengawas mandor proyek, Caca (35), mengatakan pengalihan arus mulai diberlakukan sejak Rabu dini hari. Saat ini, jalur bawah masih digunakan untuk pekerjaan pengecoran beton yang membatasi ruang gerak kendaraan.
“Karena masih ada pekerjaan beton di sisi kiri, akses jalur bawah belum bisa dipakai sepenuhnya. Untuk sementara kendaraan dari arah Garuda dialihkan ke Flyover Nurtanio,” kata Caca saat ditemui, Kamis (18/12/2025).
Flyover Nurtanio Hampir Rampung, Pemkot Bandung Targetkan Beroperasi Penuh Akhir Desember 2025
Ia menjelaskan, pengalihan ini hanya berlaku untuk kendaraan dari arah Garuda menuju Pajajaran. Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Pajajaran menuju Garuda masih dapat melintas melalui jalur bawah seperti biasa.
“Yang dialihkan hanya dari Garuda ke Pajajaran. Kalau dari Pajajaran ke Garuda masih lewat jalur bawah,” jelasnya.
Selain pekerjaan di jalur bawah, proses pengerjaan di bagian atas Flyover juga belum rampung sepenuhnya. Saat ini masih berlangsung pemasangan relik sehingga akses belum dapat dibuka secara penuh.
“Di atas juga masih ada pekerjaan pemasangan relik. Jadi pengalihan ini sifatnya sementara sampai pekerjaan selesai,” katanya.
Caca mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang biasa melintas dari arah Garuda ke Pajajaran, agar bersabar dan menyesuaikan waktu perjalanan. Pengendara juga disarankan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas.
“Kami mohon masyarakat bersabar dulu, apalagi menjelang akhir tahun. Untuk menghindari kemacetan, silakan menggunakan jalur alternatif,” ujarnya.
Terkait waktu normalisasi arus lalu lintas, Caca belum dapat memastikan secara pasti. Namun, diharapkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dan akses kembali normal menjelang atau setelah Tahun Baru.
“Mudah-mudahan setelah Tahun Baru jalurnya sudah bisa dibuka normal,” pungkasnya.
