KORANMANDALA.COM –Komisi III DPRD Kota Bandung memastikan kesiapan infrastruktur dan penyelenggaraan perhubungan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Andi Setyewan, usai rapat koordinasi bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra, termasuk Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Alhamdulillah, kami baru saja menyelesaikan rapat Komisi III terkait persiapan Nataru. Fokus kami sejauh mana kesiapan infrastruktur dan penyelenggaraan perhubungan, karena mitra kami ada Dishub dan DLH,” ujar Agus.
Kuasa Hukum Ajukan Praperadilan, Penetapan Tersangka Wakil Wali Kota Bandung Dinilai Dipaksakan
Menurutnya, pembahasan Nataru tidak bisa dilepaskan dari upaya menciptakan kondisi kota yang tertib, aman, dan nyaman. Ia menegaskan, wajah Kota Bandung saat Nataru juga mencerminkan wajah kepemimpinan wali kota sebagai pengampu kepentingan utama, termasuk dalam aspek keamanan dan ketertiban.
Komisi III, kata Agus, telah menerima paparan kesiapan dari Dishub terkait manajemen lalu lintas, serta dari Satlantas Polrestabes Bandung dalam mengantisipasi potensi kemacetan, baik pada malam pergantian tahun maupun selama libur panjang.
“Prediksi survei menunjukkan lebih dari satu juta kendaraan akan masuk ke Bandung, baik dari arah utara, barat, maupun timur. Ini tentu menjadi perhatian serius,” kata Politisi PKS tersebut.
Agus mengakui, sejumlah titik rawan kemacetan telah dipetakan, meski secara teknis telah dibahas lebih detail dalam forum koordinasi. Beberapa kawasan yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi antara lain Jalan Hatta, kawasan Lembang, arah Buah Batu, serta pusat-pusat keramaian di dalam kota.
Ia berharap, konsentrasi wisatawan tidak menumpuk di pusat Kota Bandung. Keberadaan pusat hiburan dan kawasan baru, seperti Summarecon, diharapkan dapat menjadi alternatif agar arus pengunjung lebih tersebar.
“Kalau penumpukan terjadi di dalam kota, dampaknya luar biasa. Mudah-mudahan dengan banyaknya pusat hiburan, pergerakan masyarakat bisa menyebar,” ujarnya.
Selain kemacetan, Komisi III juga menyoroti potensi lonjakan volume sampah selama Nataru. Agus menyebut persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar, terlebih dengan meningkatnya jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
“DLH sudah kami minta menyiapkan langkah antisipasi. Saat ini memang masih pada tahap kumpul, angkut, dan buang. Sistem pengolahan lanjutan belum optimal, tapi diharapkan penanganannya dilakukan ekstra keras agar dampaknya tidak terlalu parah,” kata Agus.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Bandung AA Abdul Rozak mengapresiasi langkah Dishub dan Polrestabes Bandung yang telah menyiapkan skema lalu lintas menjelang Nataru.
Ia menilai koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi lonjakan pengunjung yang diperkirakan mencapai sekitar 20 persen.
Dengan berbagai persiapan tersebut, DPRD memastikan Kota Bandung siap menyambut wisatawan. “Selamat datang para calon wisatawan ke Kota Bandung,” ujar Politisi PKB tersebut.
Pemerintah Kota Bandung bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menjaga kelancaran lalu lintas, kebersihan lingkungan, serta keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






