ADVERTISEMENT
“Ilmu agama harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak. Pesantren siap menjadi bagian dari ikhtiar itu,” kata Ustaz Mulyana.
Ia menjelaskan Pondok Pesantren Nurul Fatih berdiri sejak 2016 dengan misi dakwah dan pendidikan keagamaan. Seiring waktu, pesantren juga berupaya menjawab persoalan sosial di sekitarnya, termasuk isu kesehatan keluarga.
Pada kegiatan tersebut, BKKBN Jabar menyalurkan bantuan nutrisi kepada 80 Keluarga Berisiko Stunting (KRS) yang berasal dari Desa Caringin. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus menjadi pintu masuk edukasi berkelanjutan bagi keluarga penerima manfaat.
ADVERTISEMENT
Langkah ini menegaskan bahwa pencegahan stunting bukan hanya agenda kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama yang melibatkan negara, komunitas, dan institusi keagamaan di tingkat akar rumput. (*.*)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






