Kamis, 26 Februari 2026 12:18

KORANMANDALA.COM –Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, (AHY), bersama Wali Kota Bandung, M. Farhan, meninjau langsung progres pembangunan pada Jumat sore (12/12/2025).

Flyover tersebut kini telah mencapai progres 87,7 persen dan menjadi salah satu infrastruktur yang paling dinantikan warga Bandung.

Kawasan Nurtanio selama ini dikenal sebagai titik kemacetan akibat perlintasan sebidang kereta api yang melayani rute Bandung Raya, feeder Kereta Cepat Jakarta–Bandung, serta jalur Padalarang–Bandung. Kehadiran flyover ini diharapkan menjadi solusi signifikan untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas.

Menilik Calon Lawan Persib Bandung di Babak 16 Besar ACL Two 2025/2026

Dalam tinjauannya, AHY mengatakan bahwa pembangunan flyover tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki mobilitas masyarakat.

“Saya hari ini bisa secara langsung melihat progres pembangunan flyover yang sudah dinantikan warga Bandung di Nurtanio. Kita merasakan selama ini terjadi kemacetan yang berdampak pada transportasi masyarakat, termasuk barang dan jasa, yang disebabkan oleh perlintasan sebidang kereta api,” ujarnya.

AHY menjelaskan bahwa nilai proyek tersebut mencapai sekitar Rp62 miliar. Total panjang penanganan ruas adalah 550 meter, dengan konstruksi flyover sepanjang 90 meter dan bentang 25–40–25 meter.

“Lebar yang dikerjakan dan baru diaspal ini 10,5 meter, ditambah parapet menjadi 11,5 meter,” jelasnya.

Selain mengurai kemacetan, flyover ini juga diharapkan mampu memperpendek headway kereta dari sebelumnya sekitar 15 menit, sehingga mendukung mobilitas keluar dan masuk Kota Bandung.

“Mudah-mudahan proyek ini bisa kita kawal sampai tuntas dan segera dinikmati masyarakat,” tambah AHY.

Terkait rencana pembukaan flyover pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), AHY menyebut hal itu masih menunggu hasil verifikasi teknis.

1 2
Exit mobile version