Daerah

Massa Perak Geruduk Kejari Kuningan di Hari Antikorupsi, Lempar Telur dan Desak Penuntasan Kasus Korupsi

KORANMANDALA.COM –Aksi massa yang tergabung dalam Presidium Pergerakan Kuningan (Perak) mewarnai peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 dengan menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kuningan, Jalan Aruji Kartawijaya, Selasa (9/12/2025).

Situasi sempat memanas ketika peserta aksi melemparkan telur ayam ke arah kantor kejaksaan sebagai bentuk protes.

Mereka menilai ada ketidakadilan dan sejumlah kasus dugaan korupsi yang tak kunjung ditindaklanjuti. Setelah beraksi di kantor kejaksaan, massa Perak melanjutkan demonstrasi ke Kantor Bupati Kuningan dan gedung DPRD Kuningan.

ADVERTISEMENT

Ini Lokasi Nobar Biru Persib Bandung vs Bangkok United

Dalam aksinya, massa mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Ikhwanul Ridwan Saragih, SH, untuk menemui langsung peserta aksi.

Mereka juga meminta Kajari menandatangani tuntutan yang telah disusun Perak. Setidaknya ada tiga isu utama yang disoroti dalam peringatan Hakordia tahun ini, yakni dugaan korupsi proyek Kuningan Caang 2023, penyalahgunaan anggaran APBD 2024, serta dugaan kejahatan lingkungan di wilayah Kuningan.

Dalam pernyataan sikapnya, Perak menegaskan tuntutan kepada instansi terkait, mulai dari permintaan agar kejaksaan segera menuntaskan kasus proyek Kuningan Caang 2023, mendorong aparat penegak hukum memproses temuan LHP BPK 2024, hingga mendesak pemerintah daerah menghentikan seluruh aktivitas penebangan pohon yang dinilai melanggar aturan.

Mereka juga meminta pemerintah menindak penggunaan mata air yang dilakukan tanpa izin resmi untuk kepentingan komersial.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan Ikhwanul Ridwan Saragih, didampingi Kasi Intel Kejari Kuningan Brian Kukuh Mediarto, menyambut baik aksi mahasiswa sebagai bagian dari fungsi kontrol publik. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus memproses berbagai laporan yang masuk.

“Kami sedang menyelesaikan beberapa kasus. Ada yang sudah tuntas, dan sebagian lainnya masih dalam proses. Tadi juga ada masukan dari mahasiswa terkait dugaan korupsi di desa, dinas, serta kejahatan lingkungan. Semuanya akan kami periksa,” ujarnya. (Hendra Purnama)

Koranmandala.com

Published by

Recent Posts

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

12 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Negara

KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

12 jam ago

Viral Pukul Spion Mobil Rabbani, Pria di Cihampelas Jadi Tersangka

KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…

14 jam ago

“Belum Ada Capaian Bermakna”, Kritik Massa Bandung untuk Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…

14 jam ago

Mahasiswa Unpas Beri Rapor Merah Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA –  Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…

15 jam ago

TKW Purwakarta Meninggal di Qatar, Kisah Heroiknya Belum Terungkap

KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…

17 jam ago