KORANMANDALA.COM –Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, berbagai titik wisata di Kabupaten Sukabumi mulai diperketat pengamanannya. Daerah dengan bentang pantai panjang dan arus wisatawan tinggi ini diprediksi menjadi salah satu destinasi favorit warga Jawa Barat dan Banten selama libur panjang.
Penguatan pengamanan dilakukan dengan memprioritaskan keselamatan pengunjung di kawasan pesisir. Pantai Karanghawu, Citepus, hingga Palabuhanratu termasuk lokasi yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas wisata.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr Rudi Setiawan mengatakan, karakter geografis Sukabumi yang didominasi wisata laut menjadikan daerah ini memiliki kerawanan tersendiri, baik dari sisi keselamatan wisatawan maupun gangguan kamtibmas.
“Potensi wisata laut di Sukabumi sangat besar sehingga pengamanan harus ekstra. Pantai Karanghawu menjadi salah satu titik yang kami prioritaskan,” ujar Rudi Setiawan saat meninjau kesiapan pengamanan di sejumlah lokasi, Jumat (5/12/2025).
Selain kawasan wisata, mobilitas warga di jalur-jalur rawan juga menjadi perhatian. Beberapa titik seperti perbatasan Jawa Barat–Banten, Polsek Cisolok, Polsek Cibadak, hingga Gerbang Tol Parungkuda dipetakan sebagai area yang perlu pemantauan intensif—meski tidak berpotensi macet ekstrem seperti jalur Nagrek atau Cirebon.
Menurut Kapolda, arus lalu lintas di Sukabumi pada momentum Nataru cenderung terkendali karena bukan merupakan jalur alternatif utama mudik.
“Untuk Sukabumi, kepadatan ekstrem relatif kecil. Namun tetap ada titik rawan kemacetan dan kecelakaan yang harus diantisipasi,” jelasnya.
Selain aspek keselamatan dan lalu lintas, potensi kriminalitas menjadi perhatian aparat. Aktivitas masyarakat yang meningkat berpotensi memunculkan kerawanan tertentu sehingga patroli dan pengamanan wilayah diperketat.
Tak hanya itu, ancaman bencana alam juga menjadi fokus pengamanan tahun ini. Dalam beberapa bulan terakhir, Sukabumi mengalami insiden longsor dan banjir bandang, sehingga koordinasi lintas sektor dinilai sangat penting.
“Kriminalitas dan bencana alam tetap harus diwaspadai. Saya sudah berdiskusi dengan Bupati dan Wakil Bupati, dan kita sepakat untuk meningkatkan kolaborasi dalam melindungi masyarakat,” kata Rudi.
Kapolres Sukabumi AKBP Dr Samian menambahkan bahwa jajarannya telah menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di sejumlah titik.
