ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Bandung mulai memperketat pengamanan di pusat kota.
Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, memastikan seluruh personel telah disiagakan di berbagai titik strategis untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban warga.
Bambang mengungkapkan Wali Kota Bandung tengah memimpin rapat bersama jajaran Forkopimda yang salah satunya membahas persiapan menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama Nataru.
ADVERTISEMENT
“Kesiapan Satpol PP sudah kami ploting di objek vital, pusat keramaian, titik kemacetan, hingga area rawan. Termasuk penguatan di 30 kecamatan,” kata Bambang.
Untuk memastikan keamanan wilayah pada malam hari, Satpol PP memperkuat patroli melalui operasi rutin Patroli Jawara Sakti. Dalam patroli ini, Satgas Linmas dari 30 kecamatan turut dikerahkan untuk menyisir titik-titik rawan.
“Tujuannya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama yang berpotensi mengganggu kenyamanan warga. Bandung harus tetap aman, terutama di malam hari,” tegas Bambang.
Beberapa gangguan yang kerap muncul di kawasan wisata menjadi perhatian serius menjelang Nataru. Parkir liar dan praktik “getok parkir” disebut sebagai masalah yang paling sering terjadi.
“Ini termasuk tindakan yang akan kami tindak. Tapi tentu harus berkoordinasi dengan pengampu, terutama PPNS Dishub. Harapannya, kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pengamanan kawasan wisata bukan hanya untuk kepentingan pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga.
“Bandung adalah rumah kita bersama. Kalau bukan oleh kita, oleh siapa lagi?” ujar Bambang menegaskan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






